ABACA Flash Card by Diena Ulfaty

Insya Allah membantu anak untuk belajar membaca dengan metode belajar sambil bermain yang menyenangkan :D

Flash Card Seri Membaca ini terdiri dari tiga seri :

Seri I dilengkapi dengan permainan “Panen Es Krim”
Seri II dilengkapi dengan permainan “Menguak Misteri Stroberi”
Seri III dilengkapi dengan permainan “Mencari Harta Karun di Peternakan”

Di bawah ini adalah detail produknya. Bagi yang berminat untuk membeli bisa menghubungi saya di zeatoys@gmail.com atau kontak via sms (only) ke 0815 6534 864, bb 7658CDCF

Mau jadi reseller atau mendapatkan harga grosir?boleeeh ^^

Berikut syarat pembelian grosir :

Reseller resmi (menandatangani surat prjanjian bermaterai)
Pembelian minimal 16 abaca diskon 20% (bisa campur)
Pembelian minimal 30 abaca diskon 25% (bisa campur)

Keuntungan reseller resmi :
* Restock sesudah order perdana dengan minimal order lebih ringan, yaitu :

   – min 12 pcs diskon 20%
   – min 20 pcs diskon 25%
* Nama reseller resmi akan dicantumkan di web zeatoys.com

* Customer abaca zeatoys akan diarahkan ke reseller resmi

**********

ABACA Flash Card Seri 1

Harga Rp. 45.000
Cara Singkat Belajar Membaca (kurang dari 1 bulan), Insya Allah Dilengkapi dengan game “Panen Es Krim”
Cocok untuk anak usia 3,5 – 7 tahun (bergantung kecerdasan anak).
SERI I (suku kata berakhiran a dan i) , satu paket terdiri dari :
44 kartu (full color yang dicetak di atas glossy photo paper sehingga nampak elegan)
1 Lembar ukuran A4 Game Panen Es Krim (full color dicetak di atas glossy photo paper) dan lembar catatan hasil permainan (lengkap dengan skor dan grade yang diperoleh anak).

1 lembar gambar full color es krim (sekitar 50 buah gambar) dan dicetak di atas kertas glossy foto.

2 buah “kuda” untuk bermain

**********

ABACA FlashCard seri 2 (suku kata berakhiran e dan o)

Harga Rp.45.000

Selain belajar membaca, anak juga ditumbuhkan minat membacanya. Karena anak yang bisa membaca di usia dini belum tentu memiliki minat membaca ketika dia dewasa kelak. Minat membaca hanya bisa ditumbuhkan jika anak sering dibacakan cerita. Apalagi kalo kisahnya berkaitan dengan sains dan disampaikan dengan bahasa yang mudah dicerna, pasti proses belajar menjadi asyik kan?

Kartu ini disusun secara sistematis. Pada tahap awal, anak hanya dibolehkan memainkan 15 suku kata pilihan. Saya berhati-hati memilihkan suku kata yang “wajib” dipelajari terlebih dahulu untuk menghindari efek bosan pada anak.

Kartu ini membantu “mengaktifkan” neuron otak kiri yang kurang berkembang pada anak-anak. Sebab pada usia balita bagian otak kanan lebih dominan dibanding otak kiri (itulah sebabnya anak-anak cenderung susah membedakan huruf “b” dan “d”). Namun kartu ini dirancang untuk membangun hubungan kedua bagian otak (kiri dan kanan) sehingga anak-anak mampu menghafal bahasa simbol dengan cepat.

Suku kata yang dipilih telah teruji mudah diingat anak-anak.

Dilengkapi Game Menguak Misteri Rumah Stroberi yang tak kalah serunya dengan game Panen Es Krim ABACA FlashCard Seri 1. Game Menguak Misteri Stroberi menawarkan hal yang tidak ada pada game Panen Es krim, yaitu menumbuhkan minat membaca pada anak dengan membacakan cerita. Apalagi ada dinamitnya, wah bikin permainannya tambah seru…!

Terdiri dari :

52 kartu (full color yang dicetak di atas glossy photo paper sehingga nampak elegan)

1 Lembar ukuran A4 Game Menguak Misteri Rumah Stroberi (full color dicetak di atas glossy photo paper) dan lembar catatan hasil permainan (lengkap dengan skor dan grade yang diperoleh anak).

1 lembar gambar full color stroberi (sekitar 45 buah gambar) dan dicetak di atas kertas glossy foto

**********

ABACA FLASHCARD SERI 3

Di sebuah peternakan, ada seekor kuda yang sangat malas. Saking malasnya, dia hanya mau berjalan kalau berhasil menebak suku kata dengan benar. Sang kuda bercita-cita menguasai lading coklat dan menemukan gudang harta karun yang tidak pernah dilihatnya seumur hidup. Konon menurut orang-orang, harta karun itu bisa dimakan, tapi bentuknya mirip harta karun bajak laut. Sayang sekali untuk memeroleh harta karun itu tidak mudah, karena sang kuda harus menjelajahi tempat yang penuh lubang dan racun. Sudah terbukti beberapa kali kepalanya masuk lubang karena mengira di situlah tempat harta karun, beberapa kali pula dia makan racun coklat merah karena mengira itulah harta karun yang dia cari. Nikmati petulangan seru, belajar membaca sambil menjelajah peternakan yang penuh jebakan. Dijamin seru dan mendebarkan!

Apa sih kelebihan ABACA seri 3?

1. Ada 124 kartu akhiran vocal dan konsonan, yang disusun berdasarkan aritmatika suku kata. Sang penemu ABACA merumuskan suku kata berakhiran huruf mati (konsonan) dan vocal yang tidak pernah digunakan dalam pelajaran membaca sebelumnya. Kartu-kartu tersebut diklasifikasikan ke dalam 10 box agar anak mudah memahami pola suku kata dan bisa belajar membaca dalam waktu super singkat.

2. Ada bonus choco book atau buku pintar membaca berhadiah permen coklat yang penyusunannya sangat sistematis dan penuh reward permen coklat. Buku ini adalah buku pertama dengan penyusunan PALING SISTEMATIS dan INTERAKTIF karena berhadiah permen coklat yang siap diberikan ketika anak bisa membaca CERITA SERU yang disusun berdasarkan kemampuan penguasaan materi membaca anak. Anak belajar cara membaca tulisan “lebah betina lucu”, dll.

3. Bikin anak kecanduan karena game-nya berbasis humor. Anda dan anak Anda akan tertawa di sepanjang permainan.

4. MURAH. Hanya dengan 55.900 Anda sudah dapat kartu + buku dan siap melejitkan potensi anak Anda dengan produk berkualitas.

5. Jika rutin dimainkan insya Allah anak Anda bisa membaca dalam waktu super singkat, bergantung kesiapan anak Anda.

6. Metode telah diujicoba pada anak usia TK sebelum diterbitkan dengan hasil yang menakjubkan, anak usia TK bisa membaca cerita seru dalam waktu kurang dari 1 bulan dan kecanduan game mencari harta karun di peternakan.

**********

Testimony ABACA Flash card

Mbak, 3 minggu anak saya (Zaheed) 4 tahun 5 bulan, udah sukses bisa baca (Pake ABACA FlashCard). Kayaknya dia kepincut panen es krimnya deh (ABACA seri 1), secara dia hobi… banget …makan es krim hehehe. Jazakillahu khoir ya mba. (Note: Zaheed adalah anak yg sangat aktif, beberapa metode baca udah diterapkan ibunya tapi gagal terus. Akhirnya sang ibu membeli ABACA dan metodenya sangat cocok dengan karakter Zaheed yang sangat aktif dan suka bergerak).

(Fitri, pemilik OlShop Rumah Bunda Balita, Jakarta Utara)

Anakku udah 4 tahun lebih, udah masuk TK. Dulu mau ambil FlashCard yg dari A**k p****r, tapi belum sempet-sempet. Eeh sekalinya disarankan pake ABACA FlashCard, coz kebetulan ada anak temen saya di Jawa yang udah make. Katanya sih anaknya seneng banget, jadi nggak pake acara bosan belajar karena (belajar membacanya) sambil manen es krim sih (ABACA seri 1). (Note: Putri mba Sulityani ini termasuk yg sulit diajak belajar membaca, dia itu angin-anginan dan semaunya sendiri, agak susah diatur lagi. Mbak Sulistyani agak putus asa juga karena si anak nggak mau diajak kerjasama, akhirnya dia menghubungi saya (Diena) untuk memesan ABACA Flash Card atas rekomendasi temannya di Jawa. Dan hasilnya? Setelah belajar membaca pake ABACA Flash Card, putri mba Sulistyani bisa membaca (lulus ABACA seri 1) KURANG dari Sebulan! Mba Sulistyani senang bukan main dan langsung mau jadi reseller karena ternyata banyak temen2nya yang pesan ABACA Flash Card ke mba Sulistyani dan ingin sukses seperti anaknya mba Sulistyani).

(Sulistyani, Ibu Rumah Tangga, Sangatta)

Alhamdulillah Rasyid udah sampai box 3 (padahal baru 2 hari belajar pake ABACA FlashCard), dan dia udah mulai lancar baca 4 huruf berakhiran “a” dan “i” digabungkan.

(Rina Marliana Ningsih, Bidan, tinggal di Tangerang Selatan)

Mbak hari ini (8 agustus 2011) Langit udah menyelesaikan seluruh kartu (ABACA FlashCard) dengan benar. Nggak sabar pengen main yang seri 2. Nggak sabar juga pengen ajarin Air (adiknya Langit).

(Wina, Pemilik online shop Airin Clodi, Jakarta Selatan)

Alhamdulillah, sekarang Afif sudah bisa membaca. Saya benar-benar terharu. Tidak sampai seminggu lho. Pake …metode yang ditawarkan oleh ABACA Flash Card (kartu belajar membaca Balita), pertama yang dikenalkan a sampai za. Ternyata a-za itu dasarnya yah begitu a-za lancar yang lain mengikuti. Surprise banget, dengan memisahkan huruf yang mirip, Afif akhirnya bisa membedakan b dan d, m dan w, p dan q. Saya ucapkan jazakumullahu khoir. Barokallahu kartu (ABACA Flash Cardnya) dan metodenya.

(Marita Fadhilah, Jepang)

 **********

Masih bingung cara memainkannya? berikut saya copas share dari Bunda Sriwahyuti :)

SUKSES BELAJAR MEMBACA SUKU KATA A DAN I DALAM WAKTU DUA MINGGU.

Peran orang tua sangat menentukan keberhasilan anak dalam proses belajar membaca dengan Abaca Flash Card. Jadi luangkan waktu anda untuk menemani si kecil bermain.

Dalam waktu dua minggu saya berhasil menerapkan metode belajar membaca dengan menggunakan Abaca Flash Card pada putriku yang baru berumur empat tahun. Sebelumnya putriku belum hafal bentuk-bentuk huruf. Namun dalam waktu dua minggu ia berhasil membaca suku kata berakhiran a dan i.

Bagaimana caranya belajar versi saya? Simak tip di bawah ini, mudah-mudahan bermanfaat.

- Cari waktu bermain yang tepat. Usahakan anak dalam suasana hati yang gembira, tidak sedang kecapekan apalagi kelaparan. Ketika anak meminta anda menemaninya bermain maka jangan tunda lagi, apapun aktivitas yang tengah anda lakukan.

- Bermainlah dengan rutin. Tak perlu waktu lama. Yang penting rutin. 10 menit setiap hari sudah cukup. Tak perlu memaksa anak untuk menyelesaikan semua kartu yang ada. Apalagi memaksanya untuk menghafalkan suku kata dalam kartu.

- Tunjukkan pada anak cara bermain panen es krim beserta hadiah yang bisa diperolehnya. Bila anak tertarik maka permainan bisa segera dimulai. (Cara bermain versi penemu metode Abaca terlampir dalam paket).

- Cara bermain abaca versi saya:

1. Pada tahap pertama bagi anak saya yang belum pernah mengenal alpabet, saya menunjukkan gambar-gambar yang ada di box 1A yang berisi suku kata berawalan a. Dengan melihat gambar terlebih dahulu maka akan lebih memudahkan anak dalam mengingat suku kata yang ada. Lagipula anak usia prasekolah lebih suka melihat gambar dari pada tulisan. Misalnya saja gambar apel. Saya tunjukkan gambar ke anak kemudian bertanya ke anak, “Ini gambar apa?” maka ketika anak bisa menyebut itu gambar apel, saya balik gambarnya kemudian saya tunjukkan suku kata yang ada dibalik gambar apel. Kemudian saya katakan, “a” dan meminta anak mengulanginya.

2. Lalu saya tunjukkan poin (angka) yang ada di bawah gambar apel. Saya memberi tahu anak ini poinnya satu (tunjukkan jumlah satu dengan jari anda, maka anda telah mengenalkan konsep bilangan pada anak anda), coba kudanya dijalankan satu kali pada kotak permainan. Dan ketika pada kotak 1 terdapat gambar hadiah, maka anak bisa memilih hadiahnya pada lembar hadiah yang tersedia. Lembar hadiah yang ada tidak saya gunting karena itu berisiko akan tercecer ke mana-mana. Jadi saya persilahkan anak untuk memilih hadiahnya sesuai gambar. Dalam hal ini anak telah belajar mengidentifikasi gambar yang sesuai. (Agar permainan menarik buatlah variasi, misalnya anda beradu cepat dengan anak menemukan hadiahnya. Hal ini akan membuat anak bersemangat).

3. Lakukan terus sampai semua kartu pada kotak 1A habis. Atau lakukan sesuai dengan mood si kecil. Jika si kecil bosan, tidak perlu memaksanya untuk terus bermain.

4. Ketika menjalankan kuda-kuda pada kotak permainan anak tidak hanya belajar membaca tetapi juga telah belajar membilang (berhitung), serta mengetahui lambang bilangan(simbol angka pada kartu).

5. Ketika anak tidak bisa menyebutkan gambar saya membantunya. Dan memberitahu suku kata yang ada.

6. Tahapan yang kedua ( bagi anak yang telah mengenal abjad atau anak telah melewati tahap pertama) saya tidak lagi mengenalkan gambar akan tetapi langsung dengan suku kata yang ada. Kalau anak bisa menyebutkan suku kata yang ada maka pujilah dia (subhanallah, pintarnya anak mama, etc : anak saya senang sekali dipuji seperti itu), ini akan memotivasi anak untuk terus bermain. Namun jangan sekali-kali mengkritiknya kalau anak salah dalam menebak suku kata yang ada. Salah tidak mengapa (Namanya juga masih belajar). Kasih lihat anak gambar yang ada. Dengan melihat gambar akan membantu dia mengenal suku kata yang ada (tahap 1). Anak biasanya tahu kalau gambar palu itu suku kata awalnya pa, gambar cabe itu suku kata awalnya ca, gambar balon itu suku kata awalnya ba, dsb. Dengan seringnya anak melihat gambar lama-kelamaan anak hafal dengan sendirinya.

7. Setelah anak hafal semua suku kata pada box 1A maka box 1B sudah mulai bisa di buka. Cara bermainnya sama. Kemudian campur kartu pada box 1A dengan box 1B untuk menguji ingatan anak. Lakukan hal serupa untuk box berikutnya. Jangan lupa untuk memantau perkembangan anak dengan mencatat perolehan hasil pada tabel yang tersedia.

8. Kalau anak mulai bosan, hentikan permainan. Beri dia motivasi agar kembali bersemangat untuk kembali bermain. Misalnya akan membelikannya es krim kalau dia bisa menebak suku kata dengan benar. Dan kalau sudah berjanji tepatilah janji anda.

9. Dengan metode seperti itu saya mengantarkan anak saya hingga bisa membaca suku kata berakhiran a dan i hanya dalam waktu dua minggu. Saya sendiri sempat kaget. Karena kartu ini ternyata sangat efektif untuk belajar membaca.

Selamat mencoba dan semoga sukses!!!

Salam,

Sri Wahyuti.


2 responses »

  1. rhe says:

    Assalamualaikum. Ummi, dua seri kartu abaca ini masih ada?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s