Olahraga Bersama Zauji

Olahraga dengan zauji adalah satu hal yang saya sukai untuk menghabiskan akhir minggu (*kalo ngga terserang virus malas ;p ). Biasanya saya dan zauji main badminton di lapangan kantor zauji. Tempatnya sepi, tersembunyi di belakang kantor, dan jarang dipakai. Jadi saya tidak perlu terlalu mengkhawatirkan jika dilihat orang lain. Kami biasanya badminton saat weekend dipagi atau sore hari.

Dulu pernah pas awal-awal nikah kami main badminton di Ecology-Park yang terletak ngga jauh dari kantor zauji, di dalam komplek LIPI Cibinong. Usai badminton, kami makan bersama dengan bekal yang saya bawa dari rumah. Bagus sih tempatnya, suasananya hijau dan ada Situ (danau kecil) dengan dek kayu di sekelilingnya untuk tempat berjalan. Di dalamnya ada ikan-ikan kecil, dan ketika kumpulan lotus berkembang di tengah danau maka pemandangannya akan semakin indah.

Tapi tempat tersebut seringkali ramai di waktu pagi dan sore hari ketika weekend, jadi saya lebih memilih badminton di kantor zauji yang lebih sepi. Pada dasarnya saya memang orang yang  suka berolahraga terutama lari, badminton, dan beladiri, tapi seringkali virus malas datang yang menjadikan saya ogah-ogahan kalau diajak olahraga zauji. Padahal dulu ketika SMA dan kuliah saya mengikuti ekstra silat Perisai Diri, jadi paling tidak seminggu sekali olahraga. Apalagi kalo ikut pertandingan, bisa setiap hari  berlatih diwaktu TC (training center)  *sangat melelahkan

Bicara tentang silat, saya jadi ingat kalau dulu waktu SMA saya pernah sekali ikut pertandingan IPSI (istilahnya duel satu lawan satu *kalo satu lawan banyak namanya keroyokan :D ). Pernah ketika saya sedang bertanding sekluarga datang buat menyemangati, eh ummi ngga menonton tapi malah keluar ruangan pertandingan, ngga tegel (=tega) katanya ^^.

Ketika kuliah, saya ngga ikut IPSI lagi tapi beralih ke teknik beregu, tangan kosong dan senjata (toya dan teken). Kalo ingat masa latihannya, masya Allah..  bener-bener diforsir tenaga kami (pelatihnya benar-benar tegas dan disiplin). Apalagi waktu itu merangkap jadi panitia lomba. Alhamdulillah hasilnya cukup baik.

Sekarang saya cukup berolahraga bersama zauji atau keluarga saja, karena kalo ikut olahraga seperti yang saya lakukan semasa sekolah dan kuliah akan mendatangkan banyak madhorot… ya, apalagi kalo bukan ikhtilath (percampuran lawan jenis). Lebih afdhol sih kalo rumah kita ada halaman belakang yang cukup luas untuk berolahraga bersama keluarga, jadi bisa lebih terjaga lagi. Qodarullah saya sendiri sampai sekarang masih “kontraktor”  ^^ , jadi sementara ini masih memakai area publik.  Bismillah, smoga saja suatu saat bisa mempunyai rumah dengan halaman yang cukup luas buat tempat bermain dan olahraga bersama :)

Badan sehat, tidak melanggar syari’at.. Insya Allah.

lapangan badminton kantor zauji *sepii

eco-park LIPI, cibinong

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s