Lost Contact dengan Sahabat

Ada suatu saat dimana saya mengingat teman baik saya satu persatu, dan kadangkala mencoba menghubungi mereka sekedar untuk menanyakan kabar (yang akhwat lhoo).

Kemudian saya teringat dua orang teman, yang sudah lama tidak saya hubungi dan saya tidak tahu kabar mereka sekarang.

Pertama, adalah sahabat pena saya sejak masih SD. Namanyan Anni Nurliani, berasal dari Martapura, Kalimantan. Persahabatan kami diawali saat saya memenangkan sebuah kuis “uji imajinasi” di majalah Bobo. Saya ingat  hadiahnya walkman dilengkapi game bola, warna biru-orange, cukup mewah untuk seorang anak SD saat itu ^^. Ngga lama setelah nama saya dimuat, berdatanganlah surat-surat dari berbagai penjuru indonesia (beneran, ngga lebay). Ada yang ingin bersahabat pena, juga ada yang mengirimkan arisan dan pesan berantai. Nah, dari sekian banyak yang awet itu Anni Nurliani. Dia pernah telp saya waktu dia mengikuti study tour ke Jogja, itu adalah pertama kali kami kontak lewat udara stelah sekian lama hanya bersurat-suratan. Setelah itu ketika kuliah kami pernah kontak lewat sms, berkirim salam ketika idul fitri (hmm.. itu brarti kurang lebih 8 tahun yang lalu). Seingat saya, itulah terakhir kami saling kontak. Surat-surat dia sudah hilang, jadi saya ngga bisa melacak alamatnya, dan no hpnya juga hilang bersamaan dengan digantinya hp bapak saya yang ketika itu saya pakai. Jadi saya ngga tau gimana cara menghubungi dia lagi.

Kedua, adalah teman kuliah saya di Fak Hukum Undip, bernama Gema Sastrawati yang berganti menjadi Najiyah setelah dia ikut kajian ahlus sunnah wal jamaah dan mengenakan niqab/cadar, asal Cirebon. Ada satu barang yang menjadi kenang-kenangan saya dari dia, yaitu buku Shiroh Nabawiyah tebal warna biru. Memang sebelumnya pernah beberapa kali saya menanyakan ke dia apakah punya buku shiroh nabawiyah, eh ngga berapa lama dia memberi hadiah saya buku tersebut. Subhanallah… betapa indahnya persaudaraan.  Ketika saya bekerja di jakarta dia pernah telp ke rumah dan memberitahukan keberadaannya, tapi ummi lupa dimana, dan juga lupa menanyakan  no dia yang bisa dihubungi.

Bismillah.. smoga suatu saat saya bisa menjalin silaturrahim lagi dengan mereka. Saya posting di sini, siapa tahu ada yang ngga sengaja baca dan mengetahui keberadaan mereka ^^

2 Comments

  1. ***********………labaiki yaa ukhty fiillah, ana datang memenuhi panggilanmu…..[kaya orang lagi haji aja yah]. Subhanalloh, alhamdulillah…. Allah telah mempertemukan kita di sini. Iya ana juga gak bakalan melupakan kebaikanmu dan juga mamamu….masih terkenang saat dikau memberikam hadiah sebuah daster yang sangat ana sukai, masih belum hilang pula dari ingatan saat mamamu mengirimkan untukku kue2 yang sangat ueeenaaaak tenan….bagi anak kost sepertiku ketika itu adalah sebuah hadiah yang sangat berharga….wehehe….[soale anak kost seringe kelaperan ra ono panganan,hehehe]jadi ingat masa2 jadi anak kost. teringat pula saat kita dapat piala berkat mamamu yang okeh punya, pinter masak,,,,,,jadi deh kita sebagai pemenang dalam lomba masak [padahal yang sangat berperan ketika itu adalah mamamu]….hehehe dusun yach?salam ya tuk beliau…..semoga Alloh senantiasa menjaga beliau dan juga papamu, memberikan hidayah untuk mengisi masa tuanya dengan berbagai amal kebaikan. Waffaqoniyallohu wa iyyaaki wa fiiki baarokalloh.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s