Hak Teman Duduk

Ibnu ‘Abbas radhiyallahu’anhu berkata: “Teman dudukku punya 3 hak dariku: aku menatapnya ketika dia menghadap, aku meluaskan tempat baginya untuk duduk bila dia duduk, dan aku memperhatikannya ketika dia berbicara.” (‘Uyunul Akbar1/307)

Perkataan Ibnu Abbas radhiyallahu’anhu -salah seorang sahabat Rasulullah- tersebut ana dapatkan dari status FB  ummu rofiif kemarin. Suatu tulisan yang saat indah dan membuat saya jadi introspeksi akan sikap saya selama ini, sehingga membuat saya menandai “like” pada status tersebut ^^. Alhamdulillah, senangnya menjalin ukhuwah dengan tholabul ‘ilm, jadi bisa belajar hal-hal baru mengenai syari’at dan saling mengingatkan dalam kebaikan.

Ya, status di atas membuat saya introspeksi akan sikap saya dalam berbicara dengan orang lain seperti yang selama ini saya lakukan. Terkadang saya kurang perhatian dengan lawan bicara saya, terutama jika sedang konsentrasi melakukan sesuatu, bahkan bisa sampai pada kadar ngga denger atau ngga ngeh kalo lagi diajak omong. Biasanya saya hanya menanggapi sekedarnya saja dan kadang tetap disambi dengan melakukan pekerjaan itu, misalnya kalau diajak bicara pas lagi membaca, di depan komputer, dll… sangat jauh dengan perbuatan sahabat Rasulullah -sholallahu ‘alaihi wasallam- tersebut.

Smoga saya bisa mengubah kebiasaan buruk  tersebut sedikit demi sedikit, ngga enak juga sih kalo saya dalam posisi sebaliknya. Baiklah, saatnya untuk… berubah!! err…sedikit demi sedikit ;p


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s