Berkeringat Saat Hamil

Memang sih, sebelum hamil pun saya termasuk “sugih kringet”.. lha wong makan aja bisa kringatan. Tapi hal ini smakin bertambah ketika hamil, apalagi menginjak trimester ketiga ini. Tiap tidur keluar kringet banyak banget, padahal sudah pake fan. Kasihan zauji yang ngga tahan dingin, alhasil zauji biasanya “ngalahi” slimutan sementara fan dinyalakan. Agak susah kalo di bus jemputan. Walopun ber-AC tapi kebanyakan ibu-ibu ngga tahan dingin, pada ditutup smua AC-nya -_-‘  Saya cuma bisa diem ngambil tisu n ngelap kringet yang segambreng. Kadang ada sih yang pengertian, mempersilakan saya untuk membuka ACnya. Tapi saya-nya yang pekewuh, jadi paling cuma bentar aja habis itu ditutup lagi.

Zauji kadang khawatir, normal ngga ya keringat berlebihan seperti itu? Tapi setelah saya tanya ke beberapa temen ternyata mereka juga mengalami hal serupa. Padahal ada yang sudah menyalakan AC di kamar tapi tetep saja kringetan.  Tadi saya browse di sini, dan mengetahui bahwa penyebab berkeringatnya ibu hamil yaitu :

  1. Adanya peningkatan aliran darah ke dalam kulit. Hal ini menyebabkan perempuan hamil merasa lebih hangat dari biasanya dan merangsang kelenjar keringat untuk mendinginkan tubuh.
  2. Adanya peningkatan hormom progesteron yang membuat sebagian besar kapiler (pembuluh darah kecil) di kulit menjadi lebih terbuka, sehingga ibu hamil merasa hangat atau kepanasan yang memicu tubuh berkeringat.
  3. Semakin meningkatnya pertumbuhan bayi yang dikandung. Semakin besar usia kehamilannya, maka ukuran bayi yang dikandungnya pun akan semakin besar sehingga membuat ibu hamil merasa sesak napas atau pengap.

Oya, copas info dari artikel :

Jika terlalu banyak keringat yang dikeluarkan oleh tubuh, maka ibu hamil bisa mengalami kram kaki akibat berkurangnya garam mineral saat berkeringat. Untuk menggantikan zat-zat yang hilang tersebut, ibu hamil sangat dianjurkan untuk mengonsumsi banyak cairan.

Cairan yang dikonsumsi tidak hanya terbatas pada air putih saja, karena jus yang kaya akan serat bisa membantu mengatasi sembelit dan juga menghindari kram kaki.

Banyak berkeringat selama kehamilan merupakan kondisi umum yang terjadi pada semua ibu hamil, sehingga ibu hamil tak perlu panik. Hal terpenting yang harus dilakukan adalah mengonsumsi cairan yang cukup sehingga tubuh tidak mengalami dehidrasi yang bisa mempengaruhi kehamilannya.

Jadi, Insya Allah ngga apa-apa banyak keluar keringat, asal asupan cairan juga diperbanyak ^^

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s