11 Tabu Dalam Perawatan Bayi

Masih dalam rangka belajar jadi ibu, alhamdulillah pagi ini browsing dan dapet satu artikel menarik tentang hal tabu dalam perawatan bayi yang biasanya dilakukan oleh masyarakat pada umumnya (termasuk saya hehe).

Di sini akan saya copas beberapa hal saja, untuk lebih lengkapnya bisa dibaca di sini (skalian saya kasih comment di belakangnya ;p ).

MENUTUP PUSAR DENGAN KOIN

Menekan pusar dengan koin setelah pusar puput umumnya dilakukan agar pusar bayi tidak bodong. Padahal ini malah mengundang timbulnya infeksi karena pusar yang baru saja puput sebenarnya belum dalam keadaan menutup sempurna dan kering. Lantaran itu menutup pusar dengan koin amat tidak disarankan. Soal bodong atau tidaknya pusar, pada dasarnya memang ada bayi yang sejak lahir punya “bakat” bodong karena “jendela” ke pusarnya belum menutup sempurna saat ia lahir. Pusar bodong juga bisa disebabkan hernia umbilikus. Nah, kondisi seperti ini jelas tidak dapat diatasi dengan hanya menaruh koin pada pusarnya melainkan diperlukan tindakan medis.

Comment : alhamdulillah ngga jadi saya lakukan hehehe.. soalnya teman saya ada yang menyarankan demikian, setelah tanya sana sini saya putuskan ngga usah aja :D

MEMBERSIHKAN VAGINA DARI BELAKANG KE DEPAN

Kebiasaan membersihkan anus dan vagina dari belakang (anus) ke arah depan (vagina) sama sekali tidak baik. Ini pun berlaku pada bayi. Saat si kecil BAB atau BAK yang wajib dibersihkan terlebih dahulu adalah vagina setelah itu baru anus. Jadi bukan dari anus menuju ke vagina. Cara yang salah hanya akan membawa kuman-kuman dari wilayah sekitar anus ikut menempel ke vagina.

Comment  : biasanya siy saya bersihkan bagian vagina dulu, baru anusnya *lumayan menghabiskan banyak kapas*

MEMBEDAKI AREA SEPUTAR VAGINA

Setelah membersihkan vagina bayi dengan air, beberapa orangtua akan menaburkan bedak di sekitar daerah tersebut agar lebih kering. Tindakan ini kurang tepat karena taburan bedak di sekitar wilayah vagina malah akan menumpuk dan mengotorinya sehingga berisiko menyebabkan infeksi saluran kencing.

Comment  : Khansa dari awal belum pernah saya bedaki (bahkan di muka dan badannya), karena kata suster RS kalo habis mandi cukup diberi minyak telon aja

MENGOREK “PUTIH-PUTIH” DI VAGINA

Pada bayi wanita yang baru lahir kerap ditemui “putih-putih” menyerupai gel yang menempel di bagian dalam vagina, tepatnya di sekitar klitoris. Ini terjadi karena bayi baru lahir masih dipengaruhi hormon ibu. Banyak orangtua yang merasa khawatir dan berusaha membersihkan dengan cara mengorek menggunakan cotton bud. Semestinya hal ini tak perlu dilakukan. Cukup bersihkan “putih-putih” itu dengan air. Mengorek-ngorek vagina dikhawatirkan malah akan melukai wilayah klitoris. “Putih-putih” itu pun akan hilang dengan sendirinya seiring bertambahnya usia bayi dan ketika hormon di tubuhnya telah berfungsi sempurna.

Comment : Hiks.. sudah pernah saya lakukan sekali ke Khansa karena terpengaruh dari kata-kata temen “anakmu ngga disuruh dokter mbersihin pake cotton bud buat ngilangin putih-putihnya?” hadeeh.. ternyata salah ya? saya juga baru tau sesudah kontrol Khansa ke dokter dan menanyakan ini, kata bliau ngga perlu, nanti juga ilang sendiri. Kata bliau juga jangan sering-sering membuka-buka daerah vagina si kecil, karena emang desainnya seperti itu untuk melindungi dia.

MENGOREK TELINGA

Membersihkan telinga bayi tak perlu mengorek sampai bagian dalam atau ke saluran tengah telinga. Cara yang disarankan adalah membersihkan di sekitar daun telinga saja karena telinga sebenarnya memiliki mekanisme mengeluarkan kotoran alias akan keluar sendiri. Jadi jangan khawatir, kotoran tidak akan sampai menggumpal dan menyumbat telinga, kecuali ada penyebab tertentu. Misalnya, infeksi pada telinga.

Comment  : Khansa sudah beberapa kali saya korekin telinganya dan emang ngga masuk ke dalam, cukup daun telinga dan bagian luar lubang telinganya aja

MEMBERSIHKAN”PUTIH-PUTIH” DI LIDAH

“Putih-putih” pada lidah dapat disebabkan oleh sisa ASI atau susu formula yang menempel. Untuk membersihkannya tak perlu sampai disikat atau digosok-gosok dengan sekuat tenaga. Cukup dengan kain kasa yang telah diberi air hangat kemudian dililitkan pada jari telunjuk ibu. Usap secukupnya atau 2-3 kali usapan. Menggosok lidah dengan kuat malah akan merusak permukaan lidah bayi. Bila kondisi “putih-putih”-nya tampak begitu mengganggu segera konsultasikan pada dokter.

Comment  : oh, perlu dibersihin ya?hehehe.. *gubrag

MENGGUNAKANSARUNG TANGAN

Sarung tangan biasanya digunakan untuk menghangatkan bayi. Selain juga untuk membungkus kuku-kuku bayi yang panjang agar tidak menggores muka atau bagian tubuh bayi lainnya.

Apa pun alasannya, perlu diketahui sarung tangan sebaiknya sudah ditinggalkan setelah bayi berusia 1 bulan. Pada usia ini bayi sudah memiliki kemampuan mengontrol suhu tubuhnya, jadi tak perlu khawatir bayi akan kedinginan tanpa sarung tangannya.

Nah, soal kuku-kuku bayi yang panjang, asal tahu saja pemakaian sarung tangan yang terus-menerus bisa memengaruhi tumbuh kembangnya. Jadi lebih baik ibu memberanikan diri untuk memotong kuku si kecil dengan membeli gunting kuku yang aman dan mempelajari teknik memotong kuku bayi yang benar.

Comment : Khansa masih saya beri sarung tangan. Insya Allah nanti kalo dah sebulan saya lepas deh, soalnya sekarang masih belum berani saya potong kukunya. Khawatir mukanya kecakar (lagi).

MEMBEDONG TERLALU KUAT

Tujuan membedong selain untuk menjaga kehangatan tubuh bayi, juga agar bayi dapat tidur tenang karena sampai usia 6 bulan, bayi masih mengalami refleks kaget (MORO). Dengan dibedong, saat refleks MORO terjadi, bayi akan merasa seperti ada yang memeluk sehingga ia bisa tertidur kembali.

Jadi boleh saja membedong bayi baru lahir namun jangan terlampau kuat, cukup longgar saja. Bedong yang terlalu kencang malah akan memengaruhi peredaran darah bayi, membuatnya sesak napas, juga dapat membuat bayi tidak bebas bergerak sehingga dikhawatirkan dapat mengganggu tumbuh kembangnya.

Soal bedong yang dapat meluruskan kaki bayi, jelas tidak benar. Pada awal kelahiran, kaki bayi memang memiliki kecenderungan bengkok karena selama dalam kandungan ia harus melipat kakinya akibat keterbatasan ruang. Setelah lahir, kondisi kakinya yang bengkok ini akan lurus dengan sendirinya seiring pertambahan usia.

Comment : biasanya saya bedong sesudah mandi aja dan ngga terlalu lama dan ngga terlalu kuat dalam membedongnya.

MELILITKAN GURITA TERLALU KENCANG

Anggapan bahwa pemakaian gurita dapat mengempiskan perut bayi yang tampak membuncit jelas salah. Buncit akan “menghilang” sen—diri dengan berjalannya waktu tanpa menggunakan gurita.

Namun pemakaian gurita untuk menghindari gesekan pada tali pusar yang belum terlepas, boleh-boleh saja, asalkan pakaikan dengan longgar. Seperti halnya bedong, pemakaian gurita yang terlalu kuat dapat membuat bayi merasa sesak karena ia masih bernapas menggunakan perut. Lilitan gurita yang terlalu kuat juga dapat menghambat pertumbuhan organ di sekitar rongga dada dan perut.

Comment  : Saya pakaikan gurita juga kalo habis mandi aja dan cuma bentar, habis itu dilepas lagi.

MEMBERIKAN PISANG DAN NASI

Memberikan pisang atau bahkan nasi pada bayi yang usianya kurang dari 6 bulan tidak dibenarkan. Sistem pencernaan bayi sebelum 6 bulan belumlah sempurna dan hanya mampu menerima asupan susu. Perlu diketahui, usus bayi baru lahir belum memiliki enzim yang mampu mencerna karbohidrat dan serat-serat tumbuhan yang begitu tinggi. Akibatnya, pemberian pisang atau nasi yang terlalu dini bisa menyebabkan sumbatan pada usus atau diare yang berlebihan pada bayi.

Comment  : Belum nyampe ke sini

2 Comments

    • dulu pernah nyoba mbersihin pake kasa yang saya beri air kemudian saya lilitkan di telunjuk… hasilnya susah benerr hehehe.. saya harus nunggu dia melet baru bisa masuk
      akhirnya ya wes saya diemin aja
      dulu saya pernah tanya ke DSA, bliau bilang ngga usah dibersihin ngga papa, itu nantinya berganti-ganti.. bersih-putih-bersih-putih.. gitu, kata bliau ntar daripada malah keloloden n muntah hehe
      alhamdulillah sekarang bersih sendiri kok umm
      oya, bisa juga habis mimik ASI diminumin air putih sedikit Insya Allah ngga papa, kadang khansa saya gituin
      smoga membantu yaa ^_^
      wa jazakillahu khairan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s