Khitan Bagi Anak Perempuan

Sabda Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wassalam kepada Ummu ‘Athiyah radiyallahu ‘anha (seorang wanita juru khitan) :
أُخْفُضِي وَلَا تُنْهِكِي فَإِنَّهُ أَنْضَرُ لِلْوَجْهِ أَحْضَى لِلْزَوْجِ
“Khitanlah (anak-anak perempuan), tetapi jangan dipotong habis! Karena sesungguhnya khitan itu membuat wajah lebih berseri dan membuat suami lebih menyukainya”.
Hadits Shahih, dikeluarkan oleh Imam Abu Dawud (5271), Imam Al Hakim (3/525), Imam Ibnu ‘Adi di dalam AL Kamil (3/1083) dan Imam Al Khatib didalam Tarikhnya (12/291).

Sesuai dengan dalil di atas, maka pada hari Sabtu 5 Februari 2011 yang lalu kami bawa Khansa ke bidan setempat untuk melakukan khitan. Alhamdulillah bidan tersebut bersedia, walopun sebelumnya beliau juga mengutarakan perihal pelarangan khitan di dunia medis sebagai bahan pertimbangan kami. Oleh karena kami berpegang pada tuntunan Rasulullah -sholallahu ‘alaihi wasallam- maka kami Insya Allah merasa yakin untuk melakukannya. Na’am kami yakin bahwa tuntunan Rasul Insya Allah membawa berkah kebaikan. Kami hanya menanyakan cara khitan yang dilakukan bidan tersebut, dan setelah mendapat penjelasan dari beliau dan kami pandang sudah sesuai dengan sunnah yaitu tidak terlalu banyak dan tidak terlalu sedikit dalam memotong,  maka khitan pun dilakukan. Alhamdulillah Khansa ketika dikhitan hanya menangis sebentar, setelah dineneni dia tidur lagi ^^

Bab mengenai hukum khitan pada wanita selengkapnya bisa dibaca di sini dan sini.

1 Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s