Perkembangan Bayi Usia 3 Bulan

Khansa tanggal 6 April 2011 yang lalu genap 3 bulan. Pada waktu imunisasasi DPAT seminggu sebelumnya beratnya 6,4 kg. Alhamdulillah semakin hari rewelnya semakin berkurang. Sekarang kalo bangun tidur suka senyam senyum. Ketika ada yang ngajak ngomong atau ngajak bercanda semua badannya digerakin, kaki diangkat-angkat, tangan goyang-goyang, matanya dilebar-lebarin, ngeliatin serius ke yang ngajak ngomong. Kalo dia bangun malam juga alhamdulillah ngga rewel, biasanya ngoceh, teriak-teriak n main sendiri, jadi bapak ibunya bisa tidur dengan tenang. Nanti kalo dia udah bosen atau haus baru deh “ehek..ehek” mbangunin ibunya hehe… Kalo ditengkurepin juga ngangkat kepalanya udah tinggi n lama, ngga banyak nyungsep kaya waktu sebelumnya. Matanya serius ngeliat benda-benda di sekeliling dia, tengok kanan kiri (*sok sibuk amat nduk). Kadang dia sudah bisa membalikkan badan dari posisi tengkurep ke telentang, tapi belum bisa untuk kondisi sebaliknya. Paling baru miring-miring kalo misalnya dia lagi heboh gerak-gerak pengen nenen. Tangannya juga udah megang apa yang ada di dekatnya, entah selimut, baju saya atau bapaknya, bahkan pernah tali baju saya nggubet di jari-jarinya. Na’am, yang penting dia udah kenyang dan ngga ada sesuatu yang dirasakan biasanya dia anteng di tempat tidur jadi saya bisa nyambi kerjaan rumah, entah bikin minum, masak, setrika.

Hari Minggu kemarin dia agak rewel. Tidur siang hanya sebentar trus bangun nangis. Saya gendong sampai bobok, eh sebentar kemudian bangun lagi sambil nangis. Ternyata eh ternyata waktu saya mau mandiin nemu satu semut merah di clodinya. Walaah.. makanya nangis, sakit ya Nak..

Berikut saya copas dari sini mengenai perkembangan bayi usia 3 bulan.

**********

Bayi Ibu menegakkan kepalanya

Di usia 3 bulan, bayi Ibu sudah bisa menegakkan kepalanya sejajar dengan tubuh dan  menggunakan tangan sebagai penopang. Ia juga mulai bisa belajar mengangkat bisa meneggerakan otot tangan dan kakinya. Itu sebabnya, Ibu akan melihat si kecil mampu meraih serta menggenggam benda-benda kecil yang Ibu berikan padanya.

Memberi Susu Bayi Ibu

Bayi Ibu mungkin tampak jauh lebih lapar di usia ini. Tapi jangan terburu-buru  menyapihnya dulu. Itu mungkin terjadi karena lonjakan pertumbuhannya. Susu masih tetap memberi semua zat gizinya sampai dia berusia 6 bulan saat mulai diberikan makanan pendamping ASI.

Berkomunikasi

Bayi Ibu akan segera membuat suara ‘menggumam’. Biasanya dimulai dari huruf seperti p, b dan m, yang bisa dilafalkan dengan bibir. Karena itu, tidak mengherankan bila kata-kata pertama bayi Ibu adalah ‘mama’ dan ‘papa’.
Komunikasi pada bayi usia 3 bulan bukannya menangis lagi tapi mulai meraih segala sesuatu dengan kedua tangannya. Ketika ia gembira melihat Ibu tertawa, seluruh tubuhnya mungkin ikut merasakan lewat gerakan menendang misalnya.
Bila merasa lapar, ia akan merengek dan tidak lagi menangis. Bahkan ia mulai sanggup menunggu apa yang diinginkan selama beberapa menit. Kemampuan menunggu ini merupakan tahap penting yang memperlihatkan tingkat pengertian dan kepercayaannya.

Inderanya Berkembang

Bayi Ibu mulai menangis karena terkejut dengan suara keras, namun ia juga mulai memahami suara yang dikenalnya membuatnya nyaman. Bayi Ibu pada usia ini sangat ingin tahu tentang sekelilinga. Dan ia akan menggunakan seluruh panca indera untuk memuaskan rasa ingin tahunya.

– Penglihatan. Bayi berusia tiga bulan biasanya dapat mengikuti benda dengan matanya dalam lingkaran penuh 180 derajat. Ikatan batin antara Ibu dan si kecil melalui indera penglihatan terbentuk melalui tatapan mata.

Tataplah mata si kecil sesering mungkin, terutama pada saat menyusui. Biarkan jari-jari mungil tangannya meraih serta menyentuh wajah Ibu sebagai upaya untuk lebih mengenal Ibu, orang yang paling dekat dengan dirinya.

– Pendengaran . Telinga sebagai salah satu dari ‘pintu masuk’ informasi atau data ke dalam otak si kecil. Perdengarkan suara dan kata-kata lembut bernada positif agar menjadi sebuah masukan data yang baik bagi otak si kecil.

Suara keras akan membuatnya terkejut atau menangis, tapi suara Ibu yang sudah dikenalnya akan segera menenangkannya. Dia mulai ingin sekali tahu tentang apa yang terjadi di sekitarnya, dan menggunakan sebanyak mungkin indera yang dimiliki untuk menjelajahi dunianya.

– Peraba. Perkembangan  fungsi indera peraba si kecil pun makin berkembang. Ibu bisa memberi rangsangan dengan menyentuhkan ujung jari tangan atau kakinya ke ujung selimutnya yang lembut dan ia akan merasakan kegelian.

– Penciuman. Indera penciuman pada bayi sangat membantu dalam mengenali kedua orang tuanya, terutama ibunya melalui kegiatan menyusui. Bau yang dikenali oleh bayi, akan membuatnya tenang dan tidak rewel.

– Pengecap. Pada usia ini, bayi Ibu makin peka alat pengecapnya. Kalau ketika baru lahir saja bayi bisa merasakan rasa tidak enak yang ada pada ASI (karena pengaruh makanan yang And konsumsi), maka kini ia bisa meresponnya dengan melepas putting bila disusui.

Rangsang otak dan tubuh bayi Ibu

Bagian-bagian utama otak bayi sudah lengkap terbentuk sejak lahir. Pada usia ini  otaknya akan segera mengalami proses pematangan yang perlu ditunjang dengan pemenuhan zat-zat gizi yang tepat dan aneka rangsangan (stimuli)

Warna terang dan suara mainan bergemerincing atau bunyi bel akan merangsang bayi 3 bulan Ibu yang akan segera belajar meraih dan menyentuh benda bergerak itu. Hal ini baik untuk melatih koordinasi antara tangan dan mata bayi Ibu.

Karena di usia 3 bulan otot-otot tubuhnya makin menguat, maka rangsangan yang Ibu berikan pun akan mebuat ia bergerak dalam upaya menyempurnakan kordinasi fisik, seperti tangan dan matanya.

2 Comments

  1. Masya Allah….Khansa dah bisa tengkurep ya! Ga terasa ya umm dah 3bulan….ummuha harus ceriwis….biasanya kalo usia segitu lagi seneng-senengnya ngoceh, apalagi kalo ditanggapi, tambah mjadi-jadi…ketawa-ketiwi.
    Syukur deh kalo malem ga rewel, masih sering melek malem ga umm?
    kalo Fatih dulu kok ga pernah ya lel-lek-an, bobok melulu kalo malem. pas awal-awal sih saya harus bunyikan alarm 2 jam sekali supaya bisa bangun buat mimiki, soale Fatih klo ga dibangunin ga bangun-bangun. usia 2 bulanan lebih baru bangun kalo pengen mimik, biasanya cuma eh….eh…gitu trus saya mimiki, abis itu bobok lagi. jarang rewel kalo malem…..alhamdulillah.

    • Kalo tengkurep sendiri belum bisa umm, harus dibantu dikit hehe..
      Iyaaa.. sering banget ngoceh n teriak2, apalagi pagi2 kalo bangun tidur :D
      alhamdulillah sekarang kalo habis magrib/isya’ biasanya bobok anteng sampe paginya, paling bangun mimik n ganti popok trus bobok lagi
      wah, enak yaa.. mas fatih ngga bikin anti begadangan :) beda anak beda cerita ya umm..
      ayo umm.. siapa tau nanti adeknya mas fatih anti punya pengalaman begadangan *cari temen.com* hihi..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s