Hukum Mengusap Wajah setelah Berdoa

berdoa

Dulu, sebelum saya tahu tentang hukum mengusap wajah setelah berdo’a, setiap kali usai doa hampir selalu saya lakukan mengusapkan tangan ke wajah saya. sebenarnya saya juga ngga tau apa dalil pelaksanaannya, hanya mengikuti saja kebiasaan di masyarakat pada umumnya.

Kalo habis berdoa selesai sholat, usap wajah; waktu upacara (waktu masih sekulah yak) usai berdoa, usap wajah; habis amin amin doa bersama, usap wajah.. pokoke bar ndonga hampir bisa dipastikan tangan automatically ngelap muka. Itu duluuu.. ;p

Ternyata hal yang saya lakukan tersebut bila ditelusuri dalilnya memang ada, tapi lemah. Wallahu a’lam.

Alhamdulillah setelah mengetahui hal ini saya tidak melakukan ritual lap wajah setelah berdoa. Hanya saja usai sholat kadangkala masih saya lakukan, ini pun bukan karena mengamalkan hadits yang lemah tersebut, tapi karena wajah saya kemringet hehehe.. *sumuk.com

Berikut saya copas dari sini artikel mengenai hukum mengusap wajah setelah berdoa. smoga bermanfaat ^_^

**********

Hukum Mengusap Wajah setelah Berdo’a

Pertanyaan, “assalamualaikum ustadz, apakah setelah berdoa kita tidak disunnahkan
untuk mengusap wajah dengan kedua tangan?
warin
wareen31@gmail.com

Jawaban:

Wa’alaikumussalam

وأما رفع النبى يديه فى الدعاء فقد جاء فيه أحاديث كثيرة صحيحه وأما مسحه وجهه بيديه فليس عنه فيه إلا حديث أو حديثان لا يقوم بهما حجة

Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah mengatakan, “Bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam mengangkat kedua tangannya ketika berdoa itu terdapat dalam banyak hadits yang shahih. Sedangkan mengusap wajah setelah berdoa maka tidak ada dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam melainkan satu atau dua hadits yang lemah sehingga keduanya tidak bisa dijadikan sebagai dalil” (Majmu Fatawa Ibnu Taimiyyah juz 22 hal 519-cetakan standar).

Hadits yang lemah tentang hal ini adalah sebagai berikut:

عن عمر بن الخطاب رضي الله عنه قال : كان رسول الله صلى الله عليه و سلم إذا رفع يديه في الدعاء لم يحطهما حتى يمسح بهما وجهه

Dari Umar bin al Khattab, “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, ketika mengangkat kedua tangannya untuk berdoa, tidaklah menurunkannya kecuali beliau mengusapkannya terlebih dahulu ke mukanya” (HR Tirmidzi no 3386. Hadits ini dinilai sahih gharib oleh Tirmidzi namun dinilai lemah oleh al Albani dikarenakan salah seorang perawinya yang bernama Hammad bin ‘Isa adalah seorang perawi yang lemah. Lihat Irwa’ al Ghalil no 433).

عن محمد بن كعب القرظي حدثني عبد الله : أن رسول الله صلى الله عليه و سلم قال ” لا تستروا الجدر من نظر في كتاب أخيه بغير إذنه فإنما ينظر في النار سلوا الله [ عزوجل ] ببطون أكفكم ولا تسألوه بظهورها فإذا فرغتم فامسحوا بها وجوهكم ”

Dari Muhammad bin Ka’ab al Qurazhi, Abdullah bercerita kepadaku bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Janganlah kalian menutupi tembok. Siapa saja yang melihat buku kawannya tanpa seizinnya maka sebenarnya dia hanyalah memandang api neraka. Berdoalah meminta kepada Allah dengan menggunakan bagian dalam telapak tangan kalian dan janganlah kalian menggunakan bagian luar telapak tangan. Jika kalian selesai berdoa maka usapkanlah tangan kalian ke wajah” (HR Abu Daud no 1485. Tentang hadits ini Abu Daud berkomentar, “Hadits ini memiliki beberapa jalur sanad dari Muhammad bin Kaab. Seluruh jalur sanadnya itu sangat lemah. Jalur sanad yang ini-yaitu hadits di atas- adalah sanad yang paling bagus namun derajatnya adalah lemah”).

2 Comments

  1. barakallahu fiki.

    td ana ngga mudeng di kalimat terakhir: “Seluruh jalur sanadnya itu sangat lemah. Jalur sanad yang ini-yaitu hadits di atas- adalah sanad yang paling bagus namun derajatnya adalah lemah” maksudnya “sanad yang paling bagus namun derajatnya adalah lemah” gimana siih?!
    tapi cuma perlu 2x baca, baru deh ngerti.
    Menarik sekali saat tau amalan2 yg kita kira baik dan utama, eh teryata ngga ada haditsnya/kalopun ada ternyata dhoif. Ana pernah diingatkan agar kita yg dulu sbg pelaku bid’ah, sebaiknya memandang pelaku bid’ah yg skrg belum bertaubat, memandang mrk dg pandangan kasih sayang. Semoga Allah memperbaiki ibadahku, ibadahmu dan ibadah kita semua…aaamiiin.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s