Olshop story : Etika seller and Buyer

seller buyer

Tidak teraso sudah 3 bulanan saya menggeluti dunia olshop (halah, nembe sedelok wae kok wekekek). Qodarullah saya bergabung di grup recommended online shop FB bersama emak-emak lain di sana yang enak diajak berbagi dan berdiskusi tentang berbagai hal (you name it, disana kami bahas semuanya.. mulai dari kiat berdagang, anak demam, investasi logam mulia, hukum MLM, mengatasi anak yg hiperaktif, dll.. akeh lah haha). Banyak emak-emak pemilik olshop yang sudah swangat berpengalaman, mendapat omzet puluhan jeti per bulan, dan mereka engga pelit berbagi ilmu. Gimana cara ngimpor barang, teknik promo, dan info niaga lainnya. smoga akan bertambah kebaikan di dalam grup tersebut dalam menebar manfaat bagi anggotanya :)

Nah, hal yang pernah dibahas disana yaitu trik menarik pelanggan, dimana salah satunya adalah melalui photo tagging. Dalam thread tersebut memang ada beberapa masukan dari emak-emak kalo sebaiknya mengurangi photo tagging karena dikhawatirkan akan mengganggu kenyamanan orang lain. saya setuju dengan pendapat tersebut, dan termasuk olshop yang -insya Allah- ngga akan ngetag orang lain, kecuali diminta :)

Whyyy? because karena sebab dulu pernah baca status beberapa temen saya yang menunjukkan ketidaksukaan mereka kalo ditag barang-barang dagangan. Mungkin males juga kali ya wall mereka penuh iklan, wajah mereka berubah menjadi sepatu, make-up, atau bahkan lingerie hihihi.. Dan saya preibedi pun sebenernya kurang suka ditag, walopun saya ngga ngapa-ngapain (ngga koar-koar di status, ngga menyatakan keberatan ke ybs). Paling hanya saya hide postingannya dari wall aja :) *ngga suka konflik*.

As human.. insya Allah saya ngga akan melakukan sesuatu ke orang lain yang saya sendiri ngga suka diperlakukan seperti itu.. so, as seller.. saya berfrinsip untuk tidak melakukan photo tagging barang dagangan, kecuali diminta.

Hal kedua yg kurang disukai buyer dari olshop adalah ngiklan berduyun-duyun, berturut-turut.. posting terus-terusan tanpa jeda. Oke, situ boleh bilang kan di wall saya, suka-suka donk. Tapiii.. kan postingannya masuk newsfeed dan itu berarti masuk ke dalam ranah publik donk. Ada beberapa anggota recommos yang dikomplain oleh customernya tentang hal ini, dan masukan untuk penyelesaian masalah ini adalah posting iklan diberi jeda. Atau customer bisa ngehide postingan seller tersebut dengan fasilitas yang disediakan FB.

Itu etika untuk seller. Lalu bagaimana dengan buyer?

Di recommos juga pernah dibahas terkait hal ini. Ada beberapa kasus hit and run. Buyer bilang pengen ini pengen itu, minta discount harga ndlosor, ngotot minta free ongkir, DEAL.. eh tau-tau ngga kunjung transfer, ataupun tiba-tiba sesuka hati membatalkan pesanan padahal barang sudah separo jadi (utk barang handmade).

Nuwun  sewu nggih pemirsa, untuk melayani customer itu kadangkala seller disambi mengurus rumah, disela-sela njemput anak, packing barang, neneni bayi, dll.. . Dan kalo buyer sudah booked barang itu berarti menyisihkan kesempatan buyer lain untuk membeli. Well, memang itu resiko selaku seller. Tapi yang ingin saya tekankan di sini adalah prinsip saling menghargai satu sama lain. Kalo memang ngga berminat beli dan hanya sekedar tanya-tasnya, it’s fine.. really, insya Allah seller akan berusaha melayani dengan baik. Tapi mbok ya jangan bilang “oke sis, besok saya transfer ya”.. dan ternyata menghilang tanpa jejak tanpa ada konfirmasi. Please, jangan permainkan hati seller dengan melakukan hit and run *l38ay maning*.

Oya, buat buyer kalo menawar jangan afghan (sadis). Kalo berdasar cerita temen-temen di recommos, laba yang mereka dapat ngga banyak kok, kadang cuma 10 ribu, 15 ribu. Itu kan buat biaya kulakan, packing, dan biaya operasional lainnya. Bahkan kalo udah kepepet sing penting balik modal.

Kesimpulannya adalaah.. yuk jadi good seller and buyer, saling menghargai satu sama lain sehingga tidak akan ada pihak yang terdzolimi. seller senang, buyer pun riang :)

6 Comments

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s