Perkembangan Bayi 9 Bulan

my world

Alhamdulillah tanggal 6 yang lalu Khansa berusia 9 bulan. Milestone usia 8 bulannya Khansa terlewat karena waktu itu Khansa sakit berturut-turut seperti yang saya ceritakeun di sini.

Waktu umur 8 bulan gigi Khansa udah tumbuh 2 buah, udah mulai berdiri rambatan juga. Udah bisa dadah, selain tepuk tangan dan salim (cium tangan).

Kalo di usia 9 bulan ditambah udah bisa merangkak walopun malez abis, kalo lagi males dia kembali lagi ke merayap. Opo karena dengkulnya kegasruk-gasruk lantai ya jadi dia males mbrangkang? kalo merayap kan yang kena bajunya.

Kakinya juga udah mulai kokoh berdiri. Kalo di 8 bulan masih pegangan dua tangan kalo berdiri, sekarang udah mulai satu tangan. Bahkan kemarin sempat ngga pegangan selama beberapa detik, begitu nyadar eh buru-buru minta dipegangin hehe..

Ngocehnya juga udah macem-macem.. papapapapa… mamamamama (kapan bisa ngomong abi ummi ya?hihi)… yayayayaya.. dlodlodlodlo.. wis pokoke bahasa planet bertebaran. Pernah habis disuapin ayahnya biskuit dia ngomong “eneh” (meneh/lagi, basa jawa).. halah, kok yo ngepas tho nduuuk :D

Posisi duduk udah stabil, alhamdulillah udah ngga nggeblak-nggeblak lagi kaya sebelumnya :) Spertinya dia tau mana yg empuk dan yang atos hehe.. kalo di kasur dia suka gobrak gabruk kesana kemari (bahkan ngga liat-liat kondisi, pernah udah di lingiran kasur, bikin mbokne sprot jantung), tapi kalo di lantai dia lebih berhati-hati. Kalo misalnya kejedot tembok or kursi tapi ngga ngerasa sakit biasanya dia ulangi lagi (hadeh).

Dia suka banget berdiri di deket jendela kamar, di box bayinya (yg nganggur hiks), di meja setrika, di kursi.. dua items terakhir biasanya sambil digebrak-gebrak.

Mainan kesukaan Khansa ngga mahal kok, yaitu kresek, kabel, tutup gelas dibanting-banting, kaleng dipukul-pukul, koran, tissue.. dua items terakhir biasanya disuwek-suwek.. pokoke opo wae sing muni n iso disuwek Khansa zukaa.. -_-‘

Oya, dia juga seneng main dispenser.. karena dispenser kami letaknya ada di bawah, maka dengan mudah Khansa bisa menggapainya. Ntar kalo dia saya biarkan glesotan di lantai sementara saya uplek di dapur.. eh, tau-tau krucuk krucuk.. air galon dah keluar kemenong-menong . Gitu ya dia ambil posisi cuci tangan, satu tangan mencet dispenser, satunya nadahi dibawahnya.. walah nduuk.. nek meh wijik ojo nang konooo.. banyune larang whahaha..

Berikut saya copas perkembangan bayi 9 bulan dari artikel di sini..

***********

Perkembangan Bayi 9 Bulan

Memanjat

Pada tahap ini, perkembangan motorik yang paling banyak ditemui pada bayi adalah merangkak, mengangkat badan dari posisi duduk hingga berdiri, serta memanjat.

Oleh sebab itu, jika terdapat tangga di rumah Anda, pastikan Anda memasang pengaman seperti pagar pada setiap mulut tangga, karena tempat ini akan menjadi daya tarik yang luar biasa bagi si kecil.

Bayi Anda akan senang dan merasa tertantang untuk memanjat tangga, naik ke atas kasur dan sebagainya untuk mengasah kemampuan memanjatnya ini. Untuk melakukannya, diperlukan koordinasi yang baik antara kaki serta kedua tangan untuk mengangkat tubuhnya. Namun untuk menuruni anak tangga, diperlukan waktu beberapa bulan lagi, karena jauh lebih sulit dibandingkan menaikinya.

Perhatikan Keamanan Rumah Anda

Pada tahap ini, Anda harus lebih hati-hati lagi dalam menata rumah Anda, karena bayi Anda akan mencoba memanjat ke atas berbagai perabotan rumah Anda. Jika Anda menidurkannya di ranjang bayi, maka pastikan dia tidak bisa memanjat keluar ranjangnya, karena ia belum memiliki kemampuan yang cukup untuk itu.

Pastikan pula dapur Anda aman untuk bayi Anda, karena ini merupakan tempat yang sangat menarik baginya untuk bereksplorasi. Berkaitan dengan dapur, berikut beberapa hal yang perlu Anda perhatikan:

  1. Kunci oven Anda. Bayi yang memiliki rasa ingin tahu yang tinggi, bisa saja membukanya dan bermain-main dengannya
  2. Hindari memasak sambil menggendong bayi Anda
  3. Jangan biarkan panci atau wajan berada di atas kompor dengan gagang/pegangan mengarah ke luar. Bayi Anda bisa menariknya ketika Anda lengah
  4. Kunci setiap lemari yang terjangkau olehnya, terutama yang berisi barang-barang yang bisa membahayakannya, seperti deterjen, kantung plastik, pecah belah, dan sebagainya

Sebaliknya, untuk membantu dan mendukung proses eksplorasi bayi Anda, berikut beberapa hal yang bisa Anda lakukan:

  1. Sediakan 1 lemari khusus di dapur atau ruang makan Anda untuk si kecil. Dia akan senang membuka dan menutupnya
  2. Sediakan panci, wajan, gelas dan alat-alat masak yang aman baginya, sehingga ia akan senang bermain dan bereksplorasi dengannya
  3. Sediakan sendok kayu yang dapat digunakannya untuk memukul-mukul panci. Perhatikan bagaimana dia memegang sendok di tangan yang satu dan memukul-mukul panci dengan tangan yang lain

Makanan

Bayi pada usia ini biasanya sudah bisa menentukan makanan apa yang lebih ia sukai dibandingkan makanan lainnya. Anda mungkin akan melihat bayi Anda lahap memakan satu jenis makanan dan menolak jenis makanan yang lain. Terkadang mungkin ia akan bermain dengan makanan yang Anda berikan, atau malah membuangnya ke lantai.

Jika Anda orang tua baru dan bingung dengan keadaan ini, ada bagusnya jika Anda berbagi dengan orang tua lainnya yang sudah lebih berpengalaman, siapa tahu mereka punya tips-tips tertentu yang bisa Anda terapkan…

Satu hal yang perlu Anda perhatikan berkaitan dengan makanan adalah kemandirian bayi Anda. Pada tahap ini, keinginan si kecil untuk melakukan segala sesuatu sendiri semakin meningkat, termasuk dalam hal makan.

Terkadang yang membuat bayi Anda “protes” bukan makanan yang Anda berikan kepadanya, melainkan ketidakpedulian Anda terhadap keinginannya untuk bisa makan sendiri! Nah, sebagai jalan keluarnya, coba Anda berikan sendok bayi yang bisa dipegangnya. Selama Anda menyuapinya, biarkan ia memegang sendok tersebut. Dengan begini, Anda telah mendukung keinginan untuk mandiri pada buah hati Anda…

Alternatif lain adalah dengan memberikan makanan yang aman untuk dipegangnya, yang dikenal dengan finger food. Untuk menghindari bahaya tersedak, sebagai tahap awal Anda bisa memberikan potongan makanan yang sangat kecil dan lunak, yang bisa dengan mudah hancur dalam mulutnya. Biasanya buah atau sayur yang dikukus, cocok untuk ini.

Alasan lain yang bisa menyebabkan bayi Anda susah makan adalah tekstur makanan yang Anda berikan. Oleh karena itu, sebagian ahli menganjurkan untuk mulai beralih ke makanan yang lebih padat, sehingga bayi Anda terbiasa dengan makanan dengan berbagai tekstur dan mulai menyesuaikan untuk mengkonsumsi berbagai macam makanan.

Kecerdasan

  1. Dia sudah memahami konsep dasar berhitung. Sebuah penelitian dilakukan dengan cara menunjukkan flash card kepada beberapa bayi – 2 kali di sebelah kirinya dan 3 kali di sebelah kanannya. Ketika ini dilakukan berulang kali, maka ternyata selanjutnya, setelah flash card ditunjukkan kepada para bayi ini 2 kali di sebelah kiri, mereka akan menengok ke sebelah kanan, mengantisipasi flash card yang akan muncul di sebelah kanan!
  2. Dia mulai mahir meniru ekspresi wajah serta gerak-gerik Anda
  3. Dia semakin memahami, bahwa benda-benda yang tidak nampak oleh penglihatan mereka, bukan berarti benda itu tidak ada. Sebagai contoh, jika Anda menyelubungi sebuah buku dengan kain hingga tertutup seluruhnya, bayi Anda akan menyingkapkan kain tersebut untuk “membuktikan” bahwa buku tersebut ada!
  4. Dia sudah bisa menempatkan setiap benda, suara dan kejadian sesuai dengan kategorinya, berdasarkan pengalamannya selama ini.

Lain-lain

Walaupun bayi Anda sangat aktif bereksplorasi, namun ketahuilah bahwa dia tetap memerlukan Anda di sisinya. Dengan mengetahui bahwa Anda berada di dekatnya, ia akan merasa lebih percaya diri dan ia pun mengetahui bahwa ia bisa meminta bantuan Anda ketika ia memerlukannya.

Anda akan menjadi “pom bensin” baginya untuk “mengisi bensin” dan melanjutkan perjalanan eksplorasinya…

2 Comments

  1. waktu fatih lum trampil merangkak, ia juga lebih suka merayap kok umm. Awalnya ia merangkak trus karena capek n lama ga sampai-sampai akhirnya merayap. seiring berjalannya waktu ketika dah trampil merangkak…dah gak merayap lagi.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s