Perkembangan Bayi 11 Bulan

Alhamdulillah, Khansa sudah 11 bulan.. banyak polah tingkahnya yang tambah bikin gemess dan cukup menguras energi simboknya.

Alhamdulillah genduk sudah bisa berjalan selangkah demi selangkah. Beberapa hari yang lalu bahkan sudah mencapai 10 langkah, eh lha kok 2 hari ini ngambek jalan.. kalo diberdiriin dan saya melambai-lambai dari jarak beberapa langkah dari dia eh dianya diem aja, bahkan trus ndlosor dan merangkak. Sekarang sudah mulai mau jalan lagi, tapi kembali ke awal yaitu 3-4 langkah diikuti dengan gerakan nubruk, walopun posisi mboknya masih 2 langkah di depan dia *hadeh,lha nek nyungsep piye tho nduuuk.. -_-‘

Mengenai perkembangan bicaranya alhamdulillah mulai ada kemajuan. Kalo di usia 10 bulan segala hal dibilang APA? sekarang udah mulai berubah sedikit demi sedikit (ya iyalah, kalo langsung lancar ngomong dan menggubah syair kaya khonsa bintu amru malah maknya yang bingung xixi). Sudah bisa ngomong caak untuk cicak (I think this is her first word -_-‘ ra popolah) sambil ngeliatin cicak cicak didinding. Juga sudah pernah ngomong da untuk kuda (pas liburan ke Demak kemarin ada banyak andong sliwar sliwer di depan rumah zauji).

Kalo ditanya mana Khansa?dia tunjuk diri sendiri, mana abi? dia ngeliatin ke arah zauji, mana ummi?ngeliatin ke arah saya  sambil pegang-pegang baju depan saya (haduh nduk, bukan mimiiik… ummiiii!) -_-‘

Ketika ada yang ngomong “allahuakbar”, dia angkat tangan menunjukkan takbiratul ihram, kadang diikuti sedakep kadang engga, sak karepe dewe. Kadang juga diikuti gerakan setengah jongkok trus berdiri lagi (oh, ruku’), dan kemudian nungging sambil cium lantai or sajadah (critane sujud). Alhamdulillaaah..

Kalo saya ditanya (ngga ada yang nanya siy xixi) kok bisa?bi-idznillah.. karena dia sering melihat saya dan zauji ketika sedang sholat. Biasanya kami geletakkan di samping kami (seringnya siy saya karena zauji kalo sholat wajib di masjid, kecuali ada udzur syar’i sperti hujan ato ketiduran)kadang juga kami gendong kalo dia lagi rewel (sebelumnya digantiin clodinya dulu).  Juga saya “latih” berulang-ulang ke dia, allahuakbar gimana Khansa?

Jadi ya, smua kembali ke pembiasaan masing-masing. Hal yang saya pelajari dari hal ini adalah.. anak mengikuti contoh/kebiasaan orangtuanya (waspadalah..waspadalah..), dan butuh pembelajaran berulang agar mereka mengerti dan paham, insya Allah. Jadi ya ngga heran kalo Khansa di kamar mandi seringkali jongkok dan tangannya dilap-lapke ke lantai kamar mandi (jorok kamu nduuk), mungkin karena sering liat ummu bima waktu sedang nyuci clodi Khansa atau membersihkan lantai kamar mandi.

Oya, hobi baru Khansa adalah bongkar muat barang. Kalo didepannya disodorin keranjang baju, langsung deh diawut-awut isinya. Kalo di dalamnya pakaian yang habis diangkat dari jemuran siy ngga apa-apa,lha kalo hasil setrikaan iso mbrebes mili simboke.  Sekarang bahkan sudah bisa buka laci bajunya kemudian mengeluarkan semua baju di dalamnya, kalo sudah habis pindah ke laci atasnya*geleng-geleng kepala aja deh*

Khansa juga udah bisa ber”mata genit”. Matanya dikedip-kedipin sambil disipit-sipitkan (uwis sipit yo nduukk, ta tinggal ngumpet lhoo wekeeke).

Can’t wait to see her progress.. smoga diberkahi Allah kebaikan dalam tiap langkahnya. Doa simbok bersamamu nduk (bapak juga dink hehe)

Saya copas perkembangan bayi usia 11 bulan dari sumber di sini

TUMBUH KEMBANG BAYI BULAN KE-11 YUK MELATIH SI KECIL!

Lakukan terus latihan berjalan agar ia dapat lebih lancar melangkah.

Keterampilan Motorik Kasar

· Posisi duduk sudah stabil dan seimbang dengan baik, bahkan bayi sudah bisa bergerak memutar pada saat duduk.

· Masih melancarkan kemampuan berjalannya. Teruskan stimulasidengan menatih atau membiarkan ia merambat sambil berpegangan pada meja, kursi atau barang di dalam rumah yang dapat menopang tubuhnya.

· Dalam posisi berdiri, bayi sudah dapat membungkukkan badan ke arah posisi duduk. Beberapa bayi sudah dapat berjalan sendiri 1-2 langkah, kemudian terjatuh.

Keterampilan Motorik Halus

· Masih senang memukul-mukulkan kedua mainan yang ada pada masing-masing tangannya.

· Gemar memasukkan dan mengeluarkan benda dari wadahnya.

· Selama bermain terkadang ia mengulurkan pergelangan tangannya atau memanipulasi objek mainannya.

· Bayi dapat memegang mainan menggunakan kelima jarinya, untuk benda kecil ia sudah dapat memegang dengan ibu jari dan telunjuk. Bayi dapat merasakan perbedaan permukaan benda halus dan kasar dengan telapak tangannya.

Perkembangan Kognitif

· Bila mendengar suatu bunyi, ia akan berusaha mencari sumber suara dengan menggerakkan kepala maupun bahunya.

· Ia akan meniru gerak secara spontan dan juga hal-hal baru yang diajarkan padanya.

· Bila kedua tangannya sedang “penuh” memegang mainan, lantas ada objek lain yang menarik perhatiannya, maka ia tetap berusaha mengambilnya. Adakalanya ia letakkan dulu satu mainannya untuk mengambil benda tersebut.

· Seperti di usia sebelumnya, jika ada mainan yang diinginkannya terhalang sesuatu, ia akan berusaha mengambilnya dengan berbagai cara atau menyingkirkan halangan tersebut.

PerkembanganSosial-Emosi

· Bayi mengekpresikan permintaannya dengan menunjuk objek yang diinginkan.

· Seperti di usia sebelumnya, ia memperlihatkan rasa suka dan tidak pada seseorang, objek maupun tempat.

· Bisa diajak “bekerja sama” dalam bermain. Contoh, ia akan memberi saat kita memintanya untuk memberikan sesuatu yang ada dalam genggamannya.

· Masih mengalami ketakutan dan rasa tak nyaman bila berpisah dengan ibu. Ini wajar saja karena ada kedekatan secara emosional dan ketergantungan yang kuat pada figur ibu.

Perkembangan Bahasa

· Bisa menyebut kata “mama”, “papa” atau “dada”. Beri respons kala ia mampu mengucapkan kata-kata tersebut. Hal ini amat berarti baginya.

· Dari pengalaman, ia belajar bahwa dengan berteriak ia bisa menarik perhatian orangtuanya. Dari itu ia sering mengeluarkan suara-suara ribut seolah berseru.

· Ia sudah dapat mengerti namanya. Lakukan stimulasi dengan sesering mungkin memanggil namanya.

PerkembanganKemandirian

· Dapat menggunakan tangan serta jemari tangannya dengan lebih baik. Untuk itu, latih bayi untuk memegang sendok meski caranya masih dengan tangan mengepal.

· Ketika dipakaikan baju sudah bisa diajak bekerja sama. Contoh, dengan mengulurkan tangan atau kaki.

PERTUMBUHAN

Berat badan sekitar 7,6-9,9 kg, panjang badan 68,5-74,9 cm dan lingkar kepala 43-49 cm.

Dedeh Kurniasih. Foto: Ferdi/NAKITA

Narasumber:

dr. Rini Sekartini Sp.A(K).,

dari RSUPN Cipto Mangunkusumo, Jakarta

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s