Perkembangan Bayi Usia 1 Tahun (12 Bulan)

Mau posting ini kok ngga sempet-sempat yaa.. akhirnya ngendon di draft , padahal udah mulai ngetik di awal bulan (soksibuk.com hehehe..)

Alhamdulillah tanggal 6 Februari 2012 yang lalu Khansa berusia satu tahun. Perkembangannya alhamdulillah semakin baik. Sudah bisa bikin bapak ibunya  capek ngikutin kesana kemari, sudah bisa diajarin macam-macam, sudah mulai menirukan kata-kata atau gerakan orang di sekitarnya, smoga perkembangannya lebih baik lagi ^^

Milestone Khansa so par :

1. Jalan

Alhamdulillah, Khansa sudah bisa lancar berjalan. Subhanallah.. sebagai simbok yang mengamati perkembangan anaknya, saya merasa takjub sendiri dengan perkembangannya yang satu ini. Maklumlah, saya mengikuti dari mulai dia hanya bisa ngulet,  tengkurep, merayap, merangkak, berdiri sedetik, dua detik, hingga kemudian berjalan selangkah, dua langkah, dan kemudian berlangkah-langkah saat ini. Alhamdulillah ala kulli hal :)

Kalo saya flashback sejenak, sepertinya ada dua saat phentink dimana saya men-training Khansa jalan (mungkin karena dulu maknya sering ditraining pas silat hiks), dengan hasil trainernya yang ngos-ngosan karena mengoyak-ngoyak genduk.

Pertama, waktu saya mengajak Khansa ke lapangan voli di dekat rumah. Memang sengaja saya lepas (emange burung) biar dia dapat leluasa berjalan. Jalannya masih terhuyung-huyung, kalau ngga dipegang bisa dengan mudah tersungkur. Tadinya waktu ada yang bermain layangan dia seneng banget, pengen ngejar layangan terus. Tapi waktu melihat ada dua anak laki-laki bermain bola dengan menggunakan gelas aqua perhatiannya pun beralih. Dua anak itu langsung dia kuntit kemana-mana, pengen ngajak main ceritanya. Alhamdulillah mas-masnya yang kira-kira seumuran kelas 2 SD baik semua, mereka memberi kesempatan Khansa untuk ikut menendang bola aquanya. Hingga akhirnya bola aqua itu buat mainan Khansa seorang. Nah, tinggal maknya yang gemrobyos plus boyoken karena ngikutin kemana Khansa nendang aqua itu. Akhirnya badan menyerah juga, Khansa saya ajak ndeprok di lapangan. Biarin mau kotor yo wis ben. Napasku wis ngga ngga kuat.. hosh hosh.. (faktor u rupanya)

Kedua, waktu saya ajak ke superindo untuk belanja bulanan. Halah, nggaya banget siy blanja di superindo. Bukan begitu, ini hasil survey zauji kalo ada beberapa barang yang lebih murce disitu. So why not? namanya juga mbokirit whehehe.. Disitu Khansa juga melakukan aksi jalannya, alhamdulillah kali ini sudah stabil. Usianya waktu itu setahun kurang sehari. Somse, ngga mau digendong, jalaan aja menyusuri koridor toko. Kalo ada barang menarik dideketin. Kalo ini mamaknya yang super mengawasinya biar ngga main ambil barang dan membuat berancakan isi toko.

Sesudah itu alhamdulillah jalannya semakin kokoh dan cepat :)

2. Menirukan perbuatan atau ucapan orang lain

Membeo banget sih belum. Hanya terkadang pas dia iseng suka menirukan apa yg saya atau zauji lakukan. Misalnya nih saya ato zauji lagi batuk, eh.. ikut-ikutan batuk uhuk..uhuk… Trus ketika Khansa berulah, saya bilang “Khansaa..khansaa..”, eh lha kok bilang “ncaa..ncaa..”. Paling gemesss kalau pas saya kesakitan karena nenen digigit trus saya pura-pura nangis, walah genduk ikut-ikutan “eeeng..eeeng..eeng” (bingung cara menuliskan nadanya, yo wis ngono kuwi lah).

Untuk menirukan perkataan siy masih sak karepe dewe. Tapi saya selalu memancing dia agar mau berbicara dan menirukan ucapan saya. Sejauh ini yang paling jelas dia ngomong adalah cacak (utk cicak) dan mbak mbak.. Nah, kalo lagi lewat dan Khansa bilang mbak mbak, jangan Ge Er.. mbak itu artinya kambing alias mbek whahaha..

3. Sudah mudeng alias paham kalau diberi tahu (diberi tempe juga hehe) atau kalo pas dilarang
Tapiii.. kalo dilarang biasanya dia tambah menjadi. Misalnya dia lagi ngobrak ngabrik sendok, dibilang jangan ya Khansa eh malah tambah diacak-acak. Atau misalnya dia memegang nasi yang baru saya ambil dari magic com, saya bilang “jangan nduk, panas”. Eh, malah tambah ditonyo-tonyo -_-‘

Wis pokokmen kalo genduk sudah bangun tidur, maka harus siap energi untuk tiap gerak langkahnya :D

Berikut saya copas pembinaan perkembangan anak usia 9-12 bulan dari sini. Smoga bermanfaat :)

**********

Pembinaan Perkembangan Anak Usia 9-12 Bulan

A. Kemampuan perkembangan yang harus dicapai anak sampai berumur 12 bulan.

  • Gerak kasar : Berjalan dengan berpegangan
  • Gerak halus : Mengambil benda kecil sebesar biji jagung dengan meraup.
  • Bicara, bahasa dan kecerdasan :  Mengatakan dua suku kata yang sama, misalnya : pa-pa, ma-ma, da-da, dan lain-lain.
  • Bergaul dan mandiri : Bermain “ciluk-ba”

B. Stimulasi Perkembangan yang perlu diberikan :

  • Mengajak anak menggelindingkan bola. Gelindingkanlah sebuah bola ke arah anak dan mintalah agar ia menggelindingkannya kembali.
  • Melatih anak memanjat kursi atau tangga yang rendah dengan merangkak. Ajari anak untuk memanjat kursi/tangga yang rendah secara bertahap dengan menaikkan tungkainya satu persatu, seperti gerakkan merangkak. Kemudian bantula ia turun dari kursi/tangga dengan menggunakan tungkai dan kakinya.
  • Membantu anak belajar berjalan sendiri. Buatlah agar anak mau berjalan sendiri, misalnya untuk mendapatkan dekapan, ciuman, atau mainan kesukaannya.
  • Melatih anak untuk membungkukkan badan tanpa berpegangan. Mintalah anak mengambil mainan yang terletak dilantai ketika ia beridiri. Mula0mula pegangilah salah satu tangannya, kemudian biarkan ia melakukannya dengan tanpa bantuan.
  • Melatih anak menyusu mainan balok. Ajarkan anak menyusun balok/kardus kecil, atau kaleng bekas menjadi menara sederhana, jembatan dan sebagainya. Bantulah anak menumuk benda tersebut.
  • * Memberikan kesempatan kepad anak untuk mengambar.  Sementara mengerjakan pekerjaan ruma tanga, berikanlah kepada anak selembar kertas dan alat tulis. Biarkan iamenggambar sendiri sambil diajak bicar mengenai apa yang digambarnya.
  • Melatih anak menirukan kata-kata. Ajaklah anak berbicara sesering mungkin, kenalkan ia dengan kata-kata baru sambil menunjukkan bendanya/gambarnya dari buku atau majalah.
  • Mengajak anak mengikuti kegiatan keluarga, misalnya makan bersama atau piknik keluarga. Sediakan peralatan makanan untuknya, bantulah ia untuk belajar makan/minum sendiri.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s