Khansa dan Angsa

 

Beberapa hari belakangan ini aktivitas rutin zauji di sore hari bertambah satu yaitu mengajak Khansa puter-puter naik motor untuk melihat angsa.

Seperti halnya dua hari yang lalu, Khansa tiba-tiba sudah memegang gendongannya dan menyerahkannya ke zauji, sambil teriak ngook..ngook..ngook.. menirukan suara angsa. Oleh karena sudah tiba waktunya sholat Asar maka permintaan Khansa dipending dulu, sambil dislimur dengan kegiatan lain.

Itu masih lumayan mintanya sore hari. Suatu saat pernah sudah mau magrib masih ngeyel minta ngook ngook ngook *hadeh*. Akhirnya dengan setengah hati (karena 5 menit lagi sudah adzan magrib), zauji mengajak Khansa naik motor untuk melihat angsa.

Naah.. itu juga masih lumayan matahari masih agak terlihat. Hari sebelumnya sesudah zauji pulang dari sholat magrib di masjid Khansa ngedrel (jawa) liat angsa. Yaaa.. kalo yang ini saya ngaku salah, karena sebelumnya saya ceritain “nanti sama abi liat angsa ya” hehehe.. lha wis saya udah bingung cari alasan biar genduk ngga ribut bin rewel sore itu :D

Na’am, sebagaimana anak kecil lainnya, Khansa sangat menyukai binatang. Menyukai dalam hal melihat dan menggudak-nggudak alias mengejar-ngejar, nanti kalo the kewan is mengejar balik giliran Khansa-nya yang ambil langkah seribu hehehe

Perkenalan dan pertemuannya dengan hewan bernama angsa ini diawali ketika kami jalan-jalan pagi di lapangan dekat rumah. Ketika Khansa sedang jalan di sekitar lapangan bersama zauji (saya berbelanja), tiba-tiba datang 3 ekor angsa dari kejauhan berbunyi ngook ngook ngook. Oleh zauji Khansa lalu diajak melihat dari dekat ketiga angsa tersebut, mengejar-ngejarnya, bahkan sampai angsa menuju ke sarangnya.

Sejak saat itu kalo diajak ke lapangan tersebut otomatis dia bilang “cha cha (sambil menunjuk dirinya) dan bilang ngook ngook ngook” >> garuk-garuk kepala, antara angsa dan khansa itu memang pelafalannya mirip yaa xixixi..

Nah, kalo sudah begini pengennya nanti kalo punya rumah ada halaman yang luas buat beternak angsa, kambing (salah satu binatang favorit Khansa juga), ayam, dll. Tapiii… saya kan jijikan bin takut sama binatang, lha njur kepriben kiyeh hihihi..

Kalo gitu impian peternakannya ditunda dulu, mending dibuat taman bermain, biar bisa sekalian buat sarana bermain dan belajar anak-anak di sekitarnya. Ya, saya pengen banget bikin rumah baca dan kreativitas anak (one of my reason selling toys ^^ ). Wallahu a’lam kapan bisa terwujud , mengingat rumah aja belum punya xixixi…

Teruslah menyukai dan menyayangi binatang ya nduuk, jangan seperti ibumu yang dideketin kucing aja keder ^^

#Catatan Ramadhan 2012

 

 

 

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s