Review Jasa : JNE

Salah satu elemen penting dalam dunia online shop adalah ekspedisi. Yup, karena proses pengiriman paket dari seller ke buyer sangat mengandalkan hal yang satu ini, karena tidak mungkin kita mengantar dengan tangan sendiri  satu per satu paket tersebut ke tempat customer kan? :D

Nah, dalam postingan ini saya akan me-review salah satu ekspedisi yang paling diandalkan oleh hampir semua online shop yaitu  JNE.

Sama dengan online shop lain, dalam hal ini selaku pedagang online, saya pun mengandalkan jasa JNE dibanding dengan ekspedisi lain.

Kelebihan ekspedisi yang satu ini tentu saja salah duanya bisa mengetahui ongkos kirim via web dan tracking no resi , dua hal yang cukup crucial dalam dunia online shop.  Selain itu gerai mereka juga tersebar luas di berbagai penjuru kota sehingga mempermudah dalam proses pengiriman paket.

Alhamdulillah selama “berpartner” dengan JNE tidak ada kendala berarti. Pernah terjadi satu kali paket tidak sampai. Itupun karena kesalahan pembeli karena di rumahnya tidak ada orang. Pihak JNE sudah kembali 2 x tetap saja kosong, sehingga paket kembali ke JNE kota asal pengiriman.  Setelah suami datang ke JNE cabang dengan menunjukkan resi asli, alhamdulillah paket tersebut bisa dikirimkan kembali ke pembeli kami, tanpa ada biaya tambahan.

Hingga kemudian suatu hari, ada kendala dalam pengiriman JNE yang cukup menguras pikiran saya.

Waktu itu saya hendak mengirimkan sebuah paket dengan menggunakan JNE YES (Yakin Esok Sampai) dengan tujuan pengiriman ke Ciracas, jakarta Timur, tanggal pengiriman 25 September. Customer sangat mengharapkan paket itu sampai keesokan harinya karena untuk hadiah anaknya.

Qodarullah keesokan harinya paket belum sampai. Tadinya saya pikir bisa sampai malam harinya, ternyata paket yang dinanti tak kunjung tiba.

Dua hari kemudian (tgl 27 sept) saya menulis complain di form elektronik yang disediakan JNE via fanpagenya di facebook. Saya tuliskan lengkap mulai dari no resi (atau dikenal dengan AWB), data pengirim, dan data penerima. Balasan dari JNE sampai ke email saya dalam hari yang sama, pretty quick response lah. Isi email dari JNE menyatakan bahwa mengenai pengiriman tersebut akan dilakukan pengecekan terlebih dahulu dengan wilayah dan bagian terkaitnya, dan akan diinformasikan kembali untuk update berikutnya.

Okelah, kemudian saya tunggu sampai seharian, tapi ngga ada email follow-up. Keesokan harinya tanggal 28 sept kembali saya kirimkan complain via form JNE tersebut dengan embel-embel di isi pesan “mohon pertanggungjawaban dari pihak JNE”. Lha kok balasannya sama persis plek dengan email balasan JNE sebelumnya *jadi curiga jangan-jangan hanya copas atau autoreplay nih*

Ngga berapa lama masuk lagi email dari customer care JNE yang isinya tidak senada dengan sebelumnya. Kali ini sepertinya bukan email copas. Emailnya menyatakan permohonan maaf karena baru merespon, dan akan dikoordinasikan ke bagian terkait agar bisa dicek status kirimannya, serta  diberikan pula  No laporan/tiketnya.

Hati menjadi agak tenang. Ya, at least ada respon positif lah dengan adanya no laporan/tiketnya. Sementara itu di lain pihak, agen JNE tempat saya mengirimkan barang juga menanyakan kepada JNE cabang mengenai keberadaan paket saya. Tapi entah kenapa sudah berkali-kali agen JNE tersebut mengirim sms ataupun menelpon namun tiada kunjung ada kabar derita dari pihak cabang JNE.

Sebagai bentuk pertanggungjawaban kepada customer, maka saya kirimkan paket mainan lain kepada dia. Qodarullah paketnya nyampe dengan selamat, padahal hanya menggunakan jasa reguler. Lha kok kemarin yang YES entah dimana rimbanya.

Tanggal 1 Oktober 2012, ditengah kepasrahan saya sebagai seorang seller, dalam artian “ya wis kalo paketnya ilang uang customer saya refund”.. alhamdulillah ada kabar baik.

Customer saya sms kalo paketnya sudah sampai. Kemudian pada tanggal 2 okt dia ditelpon dari pihak JNE kalo biaya kirimnya bisa diklaim, karena pengiriman via YES gagal, yaitu tidak sampai dalam waktu satu hari.

Alhamdulillah.. saya suangat lega mendengar hal itu.

Selang dua hari kemudian (tanggal 4 okt) saya ke agen JNE tempat saya mengirim, disana saya menulis di formulir klaim dan menyerahkan resi asli, dan langsung mendapat penggantian biaya kirim dari JNE.

Saya yang tadinya meragukan performance kerja JNE, bahkan sempat jengkel dengan pelayanannya karena dari tanggal 28 sept sampai tanggal 1 okt itu sama sekali ngga ada kabar mengenai paket yang saya kirimkan,  maka dengan clear-nya permasalahan ini membuat kepercayaan saya kepada JNE menjadi pulih kembali, insya Allah.

Smoga saja pelayanan JNE  menjadi semakin baik lagi, semakin quick response dalam melayani pelanggan.
Yaa.. memang melayani berjuta-juta pelanggan itu bukan hal yang mudah, tentu saja ada akan ada pihak yang merasa tidak puas. Mudah-mudahan menjadi masukan dan perbaikan untuk kedepannya.

Hanya bisa berdo’a semoga di hari-hari selanjutnya tidak ada kendala berarti dalam setiap pengiriman paket, dan seluruh paket yang dikirimkan dapat sampai dengan selamat ke tangan customer *amin*

Thanks to JNE yang dengan izin Allah menjadi perantara dalam mengantarkan paket-paket pelanggan. Apalagi jika mengingat perjuangan para kurirnya yang door to door mengantar puluhan paket tiap harinya, blusukan mencari satu persatu alamat, bahkan di lokasi yang terpencil sekalipun. Ngga peduli hujan badai , mereka berusaha sebaik-baiknya mengantar amanah yang dibawanya. Smoga menjadi berkah kebaikan bagi mereka. Salute! ^^

2 Comments

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s