Weaning With Love, Walaupun…

…. (terpaksa) memakai pait-paitan.. :'(

Pada awal Januari 2013 yang lalu dimulailah salah satu tahapan penting dalam dunia parenting dalam keluarga saya yaitu penyapihan anak.

Awalnya saya belum mau menyapih Khansa karena ingin memaksimalkan hingga usianya genap 2 tahun, akan tetapi ada masukan dari suami karena beberapa hari terakhir saya sering mengeluh nen lecet dan perih karena digigit Khansa (giginya udah banyak banget), maka saya memutuskan untuk mulai menyapihnya. Apalagi kata suami kalau berdasar kalender hijriah usia Khansa sudah 2 tahun, maka hal itu semakin memantapkan langkah saya.

Beberapa bulan sebelumnya saya sudah banyak membaca sharing emak-emak tentang weaning with love termasuk bagaimana caranya agar dapat “sukses” menyapih tanpa paksaan.

Saya pun sudah membicarakan hal ini ke suami, dan suami pun mendukung. Kurang lebih dua bulan sebelum penyapihan, saya mulai sounding ke Khansa dengan kata-kata “darurat” emak-emak kalau menyapih anak yaitu “Khansa sudah besar, nenennya -nanti- buat dedeknya aja ya, kalo Khansa masih nenen kaya dedek bayi donk” 

Kemudian sebulan sebelum disapih juga Khansa sudah mulai berkurang frekuensi nenennya. Jadi malam hari sebelum tidur yang biasanya dia nenen alhamdulillah sudah engga lagi. Walaupun tentu saja proses boboknya jadi lebih lama, glundang glundung kesana kemari.

Pernah kami coba praktekkan zauji tidur di samping Khansa dan waktu Khansa bangun di malam hari zauji yang mengajaknya bobok dan meminumkan air putih, tapi usaha itu gagal karena Khansa nangis kejer, dan kami ngga tega (plus ngantuk) -_-‘

Oleh  karena saya kemrungsung dan kurang sabar (plus lagi ngga enak badan, nen sakit, zauji habis typhus) akhirnya saya memakai aji pamungkas yaitu mengolesi nen dengan pait-paitan menggunakan biji mahkota dewa. Ini atas rujukan dari ummu bima, karena saya agak riweh kalau harus mencari brotowali.

Dimulailah perjuangan penyapihan. Awalnya waktu itu bobok siang, sebelumnya nen sudah saya olesi dengan biji mahkota dewa, tapi Khansa kok ngga kerasa pahit ya? saya lalu memasukkan potongan keciiiil biji mahkota dewa ke mulutnya (JANGAN DITIRU), dan Khansa langsung bereaksi “paiit” terus minta minum. Sesudah itu nangis tapi masih bisa dikendalikan dan mau bobok tanpa nen.

Malam harinya karena dia sudah terbiasa mau tidur tanpa nen maka menjadi agak mudah (tentu saja ada special request glebak glebuk kesana kemari, minta digaruk-garuk punggung, minta dikipasi, dll).  Naaah, malam hari ketika “nglilir” itulah yang membutuhkan perjuangan T_T

Hingga kemudian hati saya galau, karena mungkin prosesnya terlalu instant dan mendadak sehingga keesokan harinya badannya anget. Akhirnya saya putuskan untuk melunakkan ketentuan. Khansa ngga boleh “nyot”, tapi boleh nen nempel aja. Setiap dia nyot saya ingatkan, sampai akhirnya dia terbiasa untuk hanya “nempel aja”. Bangun malam alias nglilir yang biasanya bisa 2-4 kali dalam satu malam menjadi berkurang jadi 1x .

Dan alhamdulillah -bi idznillah- Khansa sudah lulus penyapihan sejak akhir Januari yang lalu, membutuhkan proses 15 harian untuk bisa “lulus”. Dari yang tadinya nempel aja kemudian sama sekali tidak melakukannya, tidur cukup digaruk-garuk punggungnya (ato kakinya, atau tangannya, pokoke sesuai request ndoro ayu), dikipasin, dipuk-puk, sambil dicritain macem-macem. Bangun malam juga sudah tidak lagi, paling hanya “ngak ngek” dipuk-puk dan dikipasi sudah bobok lagi. Hanya saya insya Allah selalu pastikan agar sebelum tidur Khansa dalam posisi kenyang.

To Khansa, maturnuwun ya ndukk ngga terlalu rewel dalam penyapihan. Maafkan ibumu yang terlalu kemrungsung di awal proses sehingga genduk harus merasakan “pahitnya” dunia nenen *hayah*. I do really regret it, dear.. I should be more patience :'(
I will miss our breastfeeding moment, tapi simbok harus merelakan moment tersebut hilang untuk proses pendewasaan genduk, menjadikanmu lebih mandiri. Eaa… iki koyo melepas Khansa ke pernikahan wae xixixi..

Yes yes yes, akhirnya saya sudah bisa memakai baju tanpa kancing depan. Dan mudah-mudahan segera menyusul ada adeknya Khansa *tolong doakan saya yaa :D

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s