Renovasi Rumah

Memasuki bulan Maret ini, berarti sudah 2 bulan rumah kami direnovasi. Ternyata renovasi ituuuu… *sigh* cukup menguras waktu, energi, dan temtu saja.. biaya :'( *yang terakhir ini sampe ngga ada yang bisa dikuras lagi :D *

Maklum, rumah yang kami beli itu penampakannya masih mentah banget. Tembok masih batako yg belum diplester, lantai masih plesteran belum dikeramik, juga belum ada dapur. Selain itu juga ada tambahan pekerjaan yaitu memperbaiki pondasi kamar belakang yang ambles dan mempondasi bagian belakang rumah. Daann.. kemarin ada tambahan lagi memperbaiki eh membongkar  atap huaaa.. *mbrebes mili*

Ketika kemarin atapnya dicek oleh tukang, ternyata sambungan antar kayunya lepas, jadi itulah salah satu penyebab utama atap rumah kami melengkung. Memang tukangnya memberi alternatif, ngga usah dibongkar tapi hanya diberi penyangga kayu aja supaya ngga melengkung. Tapi zauji mempertimbangkan kekuatannya tahan berapa lama kalau hanya disangga, belum lagi nantinya kalo sudah ditempati harus membongkar atap malah akan lebih repot.

Pfiiuh.. ternyata membutuhkan perjuangan yak untuk mendapatkan sesuatuk. Terutama zauji yang bolak balik cek kesana, liat bangunan, beli barang, apalagi kalo ada kejadian ekstra misalnya pas beli besi kemarin ternyata tokonya agak ribet, udah pesen dan bayar eh ngga dikirim-kirim barangnya. Kami pake sistem borongan tanpa bahan bangunan (hanya tenaga saja), karena waktu memulai membangun kemarin sedang musim hujan, kata tukangnya mending borongan karena kalo harian budgetnya bisa membengkak. Ibrohnya dengan sistem ini (borongan tenaga) kalo ada sisa bahan bangunan menjadi milik kami, dan juga zauji jadu tahu harga-harga bahan bangunan terkini :D

Jadi, mundur lagi dweh jadwal menempati rumah kami (perkiraan akhir bulan Maret ini bisa pindah), sehingga harus perpanjangan masa kontrak selama 2 bulan hingga -insya Allah- April nanti. Alhamdulillah pemilik kontrakan kami memperbolehkan dibayar per bulan, jadi lumayan ngga langsung breg hehe.. *bisa tambah pusiank kalo harus sekaligus 2 bulan* ;p

Mudah-mudahan diberkahi Allah kemudahan dan kelancaran dalam proses renovasi rumah kami, dan smoga Allah membalas kebaikan keluarga yang sudah membantu kami mewujudkan rumah impian tanpa melalui KPR Bank (insya Allah). Semuanya karena izin dan pertolongan Allah. Semuanya tepat waktu sesuai dengan perhitungan-Nya. Dari awal proses pencarian dan kepemilikan rumah semuanya serba PAS. PAS butuh pas diberi jalan. Sampai kemarin dikala beasiswa (yang diharapkan) belum cair, alhamdulillah pertolongan Allah datang melalui keluarga yg tiba-tiba mengirimkan sejumlah uang yg jumlahnya cukup untuk membeli bahan bangunan yang sudah menipis :'(

All I can say is.. ALHAMDULILLAAH.. dinikmati semua perjuangan dan pengorbanan ini, insya Allah akan berbuah manis.

So, believe me dear, -bi idznillah- you can have a home without depending on a BANK, just depend on ALLAH. That’s it. We have proved it :) . Semangaadhhh!! SAY NO TO RIBA.. bahkan di bank syariah pun harus berhati-hati, untuk info lebih lanjut silakan baca di sini http://pengusahamuslim.com/kpr-bank-syariah-1463

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s