Our Neighbourhood

Indak teraso insya Allah akhir bulan April ini kami akan pindah dari rumah kontrakan yang kami cintai. Rumah kontrakan yang banyak menyimpan cerita bagi keluarga kami, mulai dari awal menikah, hingga adanya genduk Khansa.

Kalau saja rumah ini dijual (dengan harga sesuai kantong *ngareup), mungkin kami menjadi orang pertama yang membelinya. Hal ini karena kami sudah merasa nyaman berada di lingkungan sini. Terletak di perumahan yang strategis karena dekat kemana-mana (dekat pasar, supermarket, rumah sakit/klinik), fasilitas angkot mudah, aneka makanan berjajar di jalan masuk komplek (martabak, siomay, soto mie, jus, ayam penyet, dsb.. nyam nyam), ditambah lagi rumah kontrakan kami ini bersebelahan dengan mushola, depan kami warung belanja (jadi kalo butuh cabe malam-malam bisa dapet).. pokoknya oks banget deh. Plus tetangga yang baik hati dan tidak sombong. Seringkali dikirimi makanan oleh ibu-ibu tetangga yang jago masak. Jadi ingat ketika kami diberi opor+sambal goreng+ketupat saat idul adha oleh tetangga depan, kemudian di saat lain dikirimi nasi tomat, nasi kebuli, kue lumpur oleh tetangga samping kanan, diberi soto ayam, laksa, bakwan sama ummu bima (kok jatuhnya ke makanan lagi hehehe)… semuanya maknyuzz..

Anak-anak kecil disinipun ngemong kalo sama Khansa. Ngeladeni kalo Khansanya minta tolong ini itu (buat rumah dari lego, minta ambilin bunga, minta dibuatin ayunan, dll). Maklum, disini rata-rata sudah usia 5 tahun ke atas, jadi Khansa terkamsuk krucil.

Tetangganya juga pada kompak, kalo ada yang sakit/melahirkan pada nengok. Saling bantu satu sama lain, saling sapa kalo ketemu. Pokomen guyub lah (walaupun saya sendiri jarang keluar, hanya sesekali ngobrol kalo ketemu ibu-ibu).

Selain itu banyak ikhwah disini. Yang pengaruh sih zauji karena sering berinteraksi. Tiap minggu ada kajian bahasa arab, tiap bulan ada kajian rutin. Ngga tau nanti kalo sudah pindah kajiannya yang terdekat ada dimana. Mungkin ikut yang di area Bogor.

Pfiuuh.. we’re gonna miss this place.. :'( . Terutama Khansa, dia akan merindukan kakak-kakak yang selama ini dengan senang hati bermain dengannya. Harus cari kemana kalo dia minta kakak Anis atau mba tiwi? atau minta ke bude? T_T

Insya Allah kami akan tetap menjaga silaturrahim dengan tetangga yang ada di sini, karena mereka sudah seperti keluarga sendiri. Mudah-mudahan kami menemukan “keluarga baru” yang baik di tempat yang insya Allah akan kami tuju, dan Khansa pun bisa mendapatkan teman bermain yang sama baiknya. Let’s hope and pray ^_^

*Haloo.. insya Allah masih sebulan lagi kale, kenapa curhat farewell sekarang?? :D

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s