Kegiatan Baru di TK Anshorussunah Bogor

Duluuuu..diwaktu saya kisaran usia SD, salah satu cita-cita saya adalah menjadi guru TK. Seingat saya itu adalah cita-cita pertama saya sebelum berubah-ubah menjadi dokter, pengacara, dan diplomat. Untuk dokter, disamping pertimbangan biaya, saya sadar diri bahwa saya terlalu kecil hati untuk melihat darah. Lha wong ketika Khansa sobek di bagian gusi saya rasanya ndredeg lihat darah yang keluar lumayan banyak. Alhamdulillah Abu Khansa sigap menanganinya. Cukuplah dulu waktu SD merasakan menjadi dokter kecil, menjadi dokter tanpa pasien hihi..

Sedangkan untuk cita-cita sebagai pengacara, awal mulanya ketika saya SMP atau SMA ada tetangga yang waktu itu diduga melakukan tindak pidana pencurian sandal milik saudara saya. Memang dia ada track record kurang baik dalam hal tersebut. Saya jumpai dia dan saya hujani dengan pertanyaan hingga dia kehilangan kata-kata. Ketika saya request penggeledahan *hayah*, dia menolak sambil hampir nangis karena khawatir dengan ibunya yang sudah sepuh. Akhirnya saya pulang dengan tangan hampa. Alhamdulillah sepertinya tetangga saya tersebut in sya Allah sudah berubah dan hubungan saya dan dia tidak ada masalah, malah kami kalau bertemu pasti bercanda. Qoddarullah kemudian saya  kuliah di Fakultas Hukum dan sempat mencicipi magang di kantor pengacara. Berdasar pengalaman tersebut, saya merasa tidak cocok sama sekali sebagai pengacara. Terlalu banyak intrik bagi saya hehe.. *lagi-lagi masalah hati*

Kemudian berubah lagi cita-cita menjadi diplomat karena ingin mencoba merasakan kehidupan di luar negeri. Apalagi ketika itu sempat menjadi host family untuk pertukaran pelajar. Waktu saya SMP keluarga kami menerima 2 orang pemudi dari Vietnam dan Filipina selama 3 hari dalam program SSEAYP –The Ship for SouthEast Asian Youth Program– (hi Dam Hong Linh and Lovely I Dagum, do you remember us? *dadah-dadah). Kemudian ketika saya SMA, keluarga kami menerima siswa dari Jerman (alo Flitzi!) selama setahun. Tentu saja mereka semua perempuan ya, secara keluarga kami perempuan semua kecuali bapak. Sampai saat ini kami masih berhubungan sangat baik dengan Flitzi, dia datang ke pernikahan kami bertiga (kakak, saya, dan adik) dengan ditemani ibunya, kemudian temannya, dan terakhir dengan pasangan dan anaknya. Cita-cita diplomat ini hampir menjadi kenyataan ketika tahun 2004 saya lolos hingga tahap akhir tes masuk Departemen Luar Negeri. Qoddarullah wa maasyaa-a fa’al, di tes terakhir tersebut saya harus pulang setelah tersaring 300 dari 5000 peserta seleksi (yang diambil hanya 100 orang). Di lubuk hati yang terdalam saya masih mempunyai keinginan untuk pergi keluar, hanya saja sekarang mengerucut menjadi satu negara saja, yaitu Arab Saudi. Ingin sekali bisa menunaikan ibadah haji sekeluarga dan menimba ilmu di tempat tersebut. Semoga Allah mengabulkan.

Nah, di usia yang sudah tidak remaja lagi ini *haish*, Allah mengabulkan cita-cita pertama saya yaitu menjadi guru TK.

Awal mulanya berasal dari adanya rintisan TK di Bogor yang sudah ada sejak 2 tahun yang lalu di daerah Ciomas dan pada tahun ajaran ini pindah ke daerah Kedung Halang. Oleh karena Khansa berkeinginan untuk masuk TK (padahal awalnya saya ingin homeschool saja) jadi kami mencari TK yang sesuai dengan “kebijakan dan pemahaman” keluarga kami. Seiring dengan perkembangannya, anak itu cepat sekali menyerap apa yang ada di sekitarnya, baik yang dia lihat, dengar, dan rasakan sehingga kami inginkan agar dia tumbuh di lingkungan yang baik. Ya tentu saja apa yang baik bagi kami belum tentu baik dalam pandangan keluarga lain, monggo aja diserahkan kepada masing-masing keluarga.  Untuk “kebijakan” kami, saya dan suami ingin menyekolahkan anak di sekolah dengan materi diniyah yang cukup, karena inilah nanti yang akan menjadi pegangan hidupnya kelak. Kami juga mencari sekolah yang tidak mengajarkan nyanyian dan tarian. Bagi kami untuk mengajarkan seni kepada anak tidak harus dengan kedua hal tersebut. Kemudian disinilah kemudian Khansa bermain sambil belajar, yaitu di TK Al Qur’an Anshorussunnah Bogor.

Apabila dibandingkan dengan TK lain yang pernah kami datangi, TK ini dari segi tempat dan mainan masih “minimalis”. Tapi dengan niat untuk membekali anak tentang agama dan semangat untuk mencari ilmu sejak dini (tentunya disesuaikan dengan usia dan perkembangan mereka), serta tentunya ta’awun (saling membantu) dalam kebaikan untuk mengembangkan sekolah yang sesuai dengan Al Quran dan As Sunnah, in sya Allah sekolah ini adalah pilihan kami. Alhamdulillah dengan fasilitas apa adanya yang dimiliki TK, anak-anak enjoy dan semangat untuk bermain dan belajar.

Ceritanya bagaimana kok ikut mengajar?
Saat ini TK memang muridnya bisa dibilang masih sedikit yaitu 10 orang siswa/siswi. Akan tetapi untuk mengajar anak-anak tersebut kekurangan tenaga terutama ketika materi baca latin dan arab karena menggunakan metode privat (bukan klasikal). Kok masih kecil diajarkan baca sih? Ya, monggo aja diserahkan kepada pribadi masing-masing. Toh yang diajarkan adalah pengenalan huruf setahap demi setahap, bukan memaksakan mereka harus bisa membaca dalam waktu singkat.
Nah, mengajarkan anak huruf ini kan membutuhkan tenaga dan kesabaran yang lumayan ekstra, terutama menghadapi mood anak yang suka berubah-ubah, disinilah diperlukan adanya tenaga tambahan karena kurang maksimal dari sisi waktu jika hanya satu atau dua guru. Terlebih juga ada setoran hafalan surat per orangan seminggu dua kali untuk mengecek hafalan surat masing-masing anak dari segi tajwid.

Apa saja yang diajarkan di TK Anshorusunnah?

Materi
Selain materi pengenalan huruf latin dan arab, tiap hari sesudah doa pembuka anak-anak muroja’ah bersama-sama surat-surat pendek, mulai dari An Nas-Adh Dhuha. Kemudian ada menulis, kreativitas (memotong, menempel, mencocok, menggambar, mewarnai), pengenalan diri sendiri (nama, orangtua, alamat rumah), cooking class, kesehatan (timbang badan dan ukur tinggi badan), berkebun, olahraga, dan lain-lain. Untuk materi diniyah ada pelajaran aqidah, akhlak, fiqih, tarikh, bahasa Arab, praktek sholat, dzikir pagi, doa harian dan hafalan surat. Kurikulumnya mengikuti TK Al Ausath Solo yang sudah pengalaman puluhan tahun dengan jumlah 240 siswa. Mudah-mudahan nantinya TK Anshorusunnah juga bisa berkembang lebih baik.

Adab
Adab merupakan satu hal yang sangat ditekankan bagi para murid. Adab-adab ringan seperti minum dan makan sambil duduk dengan tangan kanan sambil membaca bismillah adalah hal yang sering diingatkan kepada anak-anak. Kemudian mendoakan temannya yang sedang sakit, meminta maaf jika melakukan kesalahan, meletakkan tas dan sepatu pada tempatnya (masing-masing anak mempunyai “lokernya” sendiri-sendiri), membereskan mainan yang telah dipakai, dan lain sebagainya.

Berbagi
Satu hal yang dinanti anak-anak tiap minggunya adalah kegiatan berbagi snack tiap hari Jumat. Pada kegiatan ini, bergiliran tiap siswa membawa makanan kecil untuk dibagi dan dimakan bersama teman-temannya. Hal ini untuk melatih anak belajar berbagi dengan sesama.

Kemudian di sekolah juga ada Buku Komunikasi yang merupakan sarana penghubung antara orangtua dan guru di TK Anshorussunnah. Pada buku tersebut orangtua akan mengetahui materi apa yang dipelajari anak di hari tersebut, juga sebagai sarana berkomunikasi secara umum, apabila ada pengumuman kegiatan ekstra atau ada hal yang ingin diutarakan baik dari pihak guru maupun orangtua siswa. Misalnya saja ketika beberapa waktu yang lalu ada seorang anak yang BAB di celana dan tidak membawa baju ganti, maka ustadzah menuliskan di buku tersebut bahwa pada hari itu anak BAB di celana dan sementara dipinjamkan baju ganti milik temannya, dan berpesan agar orangtua menitipkan satu stel baju ganti di sekolah. Juga pernah ketika ada anak yang sering terlambat, orangtuanya menuliskan bahwa anaknya harus dibujuk dulu untuk berangkat sekolah sehingga menyebabkannya datang terlambat. Melalui buku komunikasi ini maka hubungan antara orangtua dan pihak sekolah in sya Allah dapat terjalin dengan baik.

Nah, bagi ibu-ibu yang ingin “menitipkan” anaknya untuk bersekolah disini, dengan senang hati kami akan membantu dan berusaha menjaga amanah antunna dengan sebaik-baiknya.

Lokasi TK Anshorussunnah di Komplek Villa Bogor 1 Blok H 7 no. 9, Kedung Halang, Bogor Utara. Untuk contact person bisa menghubungi saya di email dian.24@gmail.com

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s