The Lunpia’s Story

doc : hendradejhe.blogspot.com
doc : hendradejhe.blogspot.com

Suatu hari suami mengabarkan dengan gembira, “Ummi, salah satu ekspedisi sedang promo, bisa order lunpia semarang dengan harga murah dan free ongkir, mau ngga?”. Waaah.. tanpa babibu saya iyakan tawaran suami. Kapan lagi saya bisa berkangen ria dengan salah satu makanan kampung halaman favorit saya dengan harga murmer, free ongkir lagi hihi.. *makirit*

Maklum yah, saya dari bayi sampai kuliah besar di Semarang, jadi yang namanya lunpia itu merupakan salah satu makanan yang sangat ikrib di lidah. Pernah mencoba merasakan lunpia di Bogor -kota dimana saya tinggal sekarang-,  tapi lain banget dengan lunpia Semarang, baik dari segi isi maupun rasa. Lunpia Bogor yang saya rasakan isinya tauge dan irisan bengkoang. Oleh karena bagi saya kurang cocok di lidah, akhirnya rela bersabar ria menunggu saat pulkam tiba dan merasakan lezatnya lunpia asli Semarang.

Untuk lunpia semarang sendiri, yang original itu isinya irisan rebung dengan variasi tambahan seperti telur, ayam, udang, atau lainnya. Paduan dari kulit lunpia yang krenyes dengan isian rebung yang empuk menimbulkan sensari rasa gurih manis, tambah lezat kalau dimakan anget-anget diceplusi cabe rawit atau dicocol sausnya. Mangstab tenan! Sekali makan bisa habis 2-3 lunpia.

Ketika pulang Semarang, banyak sekali ditemukan penjual lunpia. Salah satu yang paling terkenal yaitu Lunpia Mataram. Ternyata generasi ketiga dari Lunpia Mataram ini yaitu Cik Meme telah mendirikan satu tempat wiskul untuk penggemar lunpia bernama Lunpia Delight yang terletak di JL Gajahmada.

doc : seputarsemarang.com

doc : seputarsemarang.com

Rupanya trend warung lunpia yang dulunya sederhana sekarang sudah berubah menyesuaikan perkembangan zaman menjadi lebih modern. Dengan ruangan cozy ala cafe dan hidangan lunpia yang disajikan dengan menarik, maka Lunpia Semarang yang telah ditetapkan sebagai warisan budaya tak benda tahun 2004 ini siap bersaing dengan aneka makanan modern lain yang tersebar di penjuru Kota Semarang.

Bicara tentang rasa, jika dulu hanya ada original rebung, maka sekarang sudah terdapat berbagai variannya. Bagi penikmat lunpia, bisa merasakan 6 varian dari Lunpia Delight, yaitu :

  1. Lunpia Raja Nusantara dengan rasa jamur nusantara yang berisi perpaduan lunpia original dengan jamur dan kacang mede super
  2. Kajamu dengan campuran daging kambing jantan muda
  3. Lunpia Fish dengan campuran daging ikan kakap
  4. Lunpia Crab  berisi daging kepiting
  5. Lunpia Original dengan campuran udang, rebung, dan ayam
  6. Lunpia Plain untuk vegetarian
doc : hendradejhe.blogspot.com

doc : hendradejhe.blogspot.com

Harganya variatif dari Rp.8.000 sd Rp. 18.000. Bagi yang muslim jangan khawatir, Lunpia Delight ini sudah ada sertifikat halal MUI. Yup, dengan segala kelebihan yang ditawarkan, maka Lunpia Delight dapat menjadi Pintu Gerbang Kuliner Semarang, terlebih dengan lokasinya yang strategis dan terletak di kawasan pusat kota Semarang.

Kabar gembira untuk penggemar lunpia yang tinggal di luar kota Semarang seperti saya, tidak perlu jauh-jauh bepergian ke ibukota Jawa Tengah tersebut. Tinggal order, transfer, duduk manis di rumah dan taraa… kurir ekspedisi siap mengantarkan lunpia pesanan kita. Pelaku pebisnis kuliner sudah seharusnya menyesuaikan dengan perkembangan era digital ini dengan menawarkan penjualan makanan secara online. Walaupun begitu, saya mengharapkan ada gerai lunpia asli semarang yang berada di kawasan Bogor, sehingga ketika kangen dengan kampung halaman bisa langsung cuss dan merasakan kenikmatan lunpia.

“Tulisan ini diikutsertakan pada Lunpia Delight Blogging Competition yang diselenggarakan oleh Lunpia Delight

 

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s