Harap Sabar Ini Ujian

Belum tuntas satu masalah pribadi, sudah muncul masalah berikutnya.
Ujian datang silih berganti.
Begitulah hidup penuh rintangan. Kalau penuh rantangan namanya catering *krikkrik

Sabar.
Hal itu yang selama ini kurang saya miliki dalam mengatasi permasalahan yang ada, diantaranya kurang bersabar dalam berdoa dan menunggu datangnya pertolongan Allah. Padahal pertolongan Allah itu selalu tiba tepat pada waktunya. Hadirnya tidak pernah terlalu cepat ataupun lambat.

Salah satu contoh yaitu mengenai usaha offline saya.

Awal tahun ini saya dan suami mengambil keputusan pindah dari ruko yang kami sewa sebelumnya karena ada masalah air yang mati berbulan-bulan, serta atap bocor yang tak kunjung dibetulkan oleh pengelola ruko. Padahal dalam klausul perjanjian disebutkan bahwa hal itu termasuk dalam tanggung jawab pemilik. Tentunya hal ini menjadi kendala bagi usaha kami. Ketiadaan air membuat admin toko kesulitan ketika hendak ke kamar mandi, membersihkan toko, ataupun berwudhu ketika hendak sholat.  Sementara atap yang bocor merepotkan kami karena barang-barang jualan kami terkena air sehingga ada beberapa produk yang kemasan kardusnya rusak.

Alhamdulillah diberikan jalan Allah mendapat tempat baru dikala waktu kontrak sudah hampir habis. Itupun saya sudah hampir menyerah karena sudah beberapa lama mencari dengan tenggat waktu yang semakin mepet tapi belum dapat juga.

Qoddarulloh ketika saya sedang mencari makanan kecil untuk tukang dan iseng bertanya ke si penjual cemilan apakah ada info ruko yang disewakan, alhamdulillah dia bilang ada ruko yang baru sebulan kosong dan letaknya cukup dekat dengan rumah kami. Walaupun harga sewa lebih mahal dari tempat yang lama akan tetapi kami lebih memilih pindah dengan alasan kenyamanan tempat maupun hati.

Maasya Allah.. padahal kata orang-orang disitukalau ada ruko kosong biasanya tidak lama langsung isi karena memang lokasinya yang cukup strategis. Pass banget timingnya. Itupun kata ibu pemilik ruko sudah ada pihak lain yang menghubungi dan berminat menyewa, tapi kata ibu tersebut mana aja yang lebih dulu deal. Langsung saja saya dan suami gerak cepat untuk cek dalam ruko dan kemudian deal sewa untuk masa satu tahun.

Eng ing eeng.. sesudah menempati beberapa waktu, tak disangka tempat yang baru inipun bermasalah dalam hal air dan juga ada kebocoran walaupun tidak separah toko sebelumnya. Saya sempat merasa kecewa karena berarti ini sama aja dengan ruko sebelumnya. Kami dan admin harus bolak-balik angkut air dari rumah. Tapi alhamdulillah pemilik toko yang ini bertanggungjawab. Beliau mau memperdalam sumur dan memperbaiki atap yang bocor walaupun karena suatu hal kami harus menunggu dulu satu bulan.

Masalah air selesai, timbul ujian baru seperti yang saya ceritakan disini. Saat itu saya bahkan sampai terbersit keinginan untuk menutup toko saja. Namun alhamdulillah kemudian masalah dapat teratasi, dan saya  mengambil hikmah belajar bagaimana sebaiknya dalam bersosialisasi dengan tetangga ruko.

Bernafas lega sebentar, qoddarulloh muncul lagi ujian selanjutnya yaitu admin tiba-tiba bilang mau keluar karena merasa kerepotan sedang hamil muda dan mengurus dua anak kecilnya. Saya sendiri tidak masalah akan hal tersebut, tapi yang membuat saya pontang-panting adalah hari ini admin bilang resign dan besoknya langsung off. Kalau mendadak seperti itu saya tidak ada waktu untuk mencari penggantinya terlebih dahulu. Akhirnya semua saya tangani sendiri mulai dari kulakan, packing, antar paket, mengelola grup reseller, mengurus web zeatoys dan beberapa marketplace, serta jaga toko. Belum lagi antar jemput Khansa dan beberes rumah. Yeuk mari.. walhasil migrain saya dapatkan hehe..

Saat itu saya (merasa) sudah berdoa terus menerus meminta Allah untuk mendapatkan pengganti yang lebih baik, tapi kok ya Allah belum juga kabulkan. Padahal juga baru dua minggu. Hadeh begItulah salah satu “penyakit” manusia (ya saya ini) yaitu tergesa-gesa dalam berdoa.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam telah bersabda,

Seorang hamba akan senantiasa dikabulkan doanya oleh Allah Jalla wa ‘Ala selama dia tidak berdoa yang mengandung kezaliman, tidak memutuskan tali silaturahmi, dan tidak tergesa-gesa. Kemudian ada sahabat yang bertanya, “Apa yang dimaksud tergesa-gesa di sini, wahai Rasulullah?” Lalu beliau menjawab, “Aku telah berdoa, aku telah berdoa, tetapi mengapa aku tidak melihat tanda-tanda doaku dikabulkan? Sehingga dia lelah dalam berdoa dan meninggalkan doanya tersebut” (HR. Muslim)

Alhamdulillah kurang lebih hampir tiga minggu kemudian Allah berikan jalan keluar dengan mendatangkan penggantinya.

Qoddarulloh waktu itu suami terpikir untuk menghubungi salah satu tetangga kami semasa mengontrak dulu yang saat itu belum mempunyai pekerjaan tetap. Alhamdulillah beliau berkenan membantu dengan membawa istrinya untuk tinggal di lantai dua ruko.

Saat itulah saya sekali lagi menyadari betapa tepatnya perhitungan Allah. Pas admin  keluar, pas pengganti masuk, pas beliau membutuhkan pekerjaan, dan pas urusan air dan kebocoran di ruko sudah beres. Bayangkan jika urusan air belum selesai akan kesulitan sekali admin pengganti yang menempati ruko, karena kebutuhan rumah tangga tentu sangat memerlukan air.

Alhamdulillah lagi, waktu pemilik ruko memperbaiki air dan renovasi kebocoran, kami mendapat “bonus” di lantai dua dibuatkan pintu akses ke teras oleh pemilik ruko (tadinya hanya ada jendela). Padahal saya dan suami sudah berencana ingin mengajukan untuk membuat akses pintu keluar tersebut ketika admin baru datang supaya ada tempat untuk dapur. Ternyata Allah mengabulkan bahkan mempermudah keinginan kami.

Belajar dari kejadian ini, saya merenungkan kembali bahwa rencana Allah PASTI yang terbaik bagi hambaNya. Tapi seringkali karena kelemahan dan kekurangsabaran kita sebagai manusia, merasa bahwa turunnya pertolongan Allah begitu lambat. Padahal jika kita pikirkan lagi, justru pertolongan Allah SELALU datang di saat yang tepat.

Semoga Allah memberkahi kita kesabaran dalam menunggu datangnya jalan keluar dan pertolongan Allah.

 

 

Advertisements

2 Comments

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s