Asem-Asem Daging

Hari Selasa yang lalu, mumpung liburan saya masak asem-asem daging stelah luamaaa ngga masak itu hehe.. Pengen masak lagi lha wis kayaknya pengen yang seger-seger, lagipula bahannya mudah didapat dan masaknya tinggal cemplang cemplung alias ngga ribet *dasar ngga mo repot* ;p

Alhamdulillah waktu itu masaknya lumayan banyak, soalnya pas magrib teman zauji datang bersama istrinya untuk nengok Khansa dan kita aturi makan malam bareng. Ngga tau deh rasane piye. Yang penting waktu makan tamunya diajak ngobrol biar ngga begitu merhatiin rasanya haha.. *curang sitik*

Oks dah.. ini dia resep asem-asem daging ala.. kadarnya :D

Bahan :

  • 500 gram Daging (skengkel)
  • Buncis
  • Tomat hijau

Bumbu :

  • Bawang merah, iris tipis
  • Bawang putih, iris tipis
  • Cabe merah besar, iris bulat
  • Cabe hijau besar, iris bulat
  • Garam
  • Gula
  • Gula jawa
  • Air asam jawa
  • Daun salam
  • Laos
  • Kecap

Cara memasak :

  1. Potong daging kecil-kecil bentuk dadu lalu direbus.
  2. Tumis bawang merah, bawang putih, cabe merah, cabe hijau, daun salam, laos hingga layu.
  3. Masukkan tumisan bumbu ke dalam rebusan daging.
  4. Tambahkan gula, garam, air asam jawa, gula jawa dan kecap secukupnya ke dalam panci.
  5. Kalau daging sudah empuk, masukkan buncis dan tomat hijau.
  6. Masak hingga matang.
  7. Asem-asem daging siap dihidangkan.

Untuk takaran bumbu silakan sesukanya karena saya juga masaknya (lagi-lagi) hanya pake feeling :D

Ngopor Ayam

Opor ayam

Hari Minggu yang lalu rencananya saya pengen bikin ayam bakar. Bumbunya pake bacem aja, sekalian masukin sama tempe dan tahu, habis itu ayamnya dipanggang. Berhubung zauji lebih suka ayam kampung ato pejantan daripada ayam potong, maka Minggu pagi kami sekeluarga berencana untuk belanja di pasar tiban dekat gerbang perumahan yang menjual ayam pejantan. Qodarullah ketika baru jalan kaki 50meteran sudah gerimis mengundang. Akhirnya kami putuskan untuk pulang karena kasihan dengan Khansa (mana payungnya cuma satu, nyumplik lagi). Lagipula ternyata Khansa baru digendong udah bobok nyenyak, efek bangun jam 4 hehe.. Kemudian zauji yang keluar sendiri untuk membeli ayam, sedangkan saya di rumah menjaga Khansa plus nyiapin sarapan.

Setelah zauji pulang saya tanya lagi, pengen dibikin apa ayamnya? zauji bilang pengen opor. Welah, padahal sudah saya siapin tempe dan tahu beserta bumbunya. Ya wis, dalam rangka membahagiakan suami (tjieeeh..) akhirnya untuk pertama kalinya saya bikin opor ayam. Hihi.. padahal udah dua tahun 5 bulan nikah tapi belum pernah mbikinin opor. Lha wis gimana, opor kan identik dengan Lebaran, sedangkan waktu itu kami pulkam dan lebih enak masakan ummi dan ibu daripada saya donk *halah ngeles..*

Setelah buka-buka kamus catatan dari ummi, inilah resep opor ayam ala kadarnya dengan bumbu “secukupnya” alias cuma perkiraan. Hasilnya, alhamdulillah ngga mengecewakan.. bagi saya hihi..

Bahan :

  • 1 ekor ayam pejantan
  • santan (saya memakai kara ukuran kecil 2 buah *dasar ngga mau repot ;p)

Bumbu :

  • Bawang Merah
  • Bawang putih
  • Ketumbar
  • Merica
  • Kemiri
  • Jinten
  • Kunyit
  • Sere
  • Daun salam
  • Daun jeruk
  • Laos
  • Gula
  • Garam

Cara memasak :

  1. Haluskan bawang merah, bawang putih, merica (saya pake merica bubuk), ketumbar, jinten, kunyit kemudian tumis dalam wajan bersama dengan  daun salam, daun jeruk, dan laos
  2. Rebus ayam dalam panci hingga empuk
  3. Masukkan bumbu yang sudah ditumis ke dalam panci berisi rebusan ayam
  4. Tambahkan gula dan garam
  5. Masukkan santan kara ke dalam panci, aduk hingga matang
  6. Tambahkan bawang goreng jika suka
  7. Opor ayam siap disantap

Wingko Babat

Hari ini ummi mencoba resep baru yaitu wingko babat, nyontek dari tante Uti yang waktu acara khitbah sodara saya beberapa waktu lalu membawa wingko babat buatan sendiri. Bahan-bahannya sederhana dan cara membuatnya juga ngga rumit.

Ummi yang bagian meramu adonan, sedangkan saya cukup bagian pembakaran aja :D . Setelah wingkonya jadi alhamdulillah rasanya ladziiz, Insya Allah ngga kalah ama wingko babat yang dijual di kota asal saya, Semarang. (hiks.. kangen kuliner Semarang). Wingkonya empuk, rasanya juga manis gurih.. cocok buat temen minum teh ato kupi :) Alhamdulillah selama ummi menemani saya ada beberapa resep makanan yang saya pelajari. Moga-moga siy ngga males untuk mempraktekkannya lagi hehe..

Ini dia resepnya :

Bahan :

  • 250 gram tepung ketan
  • 2 butir kelapa parut (kelapanya yang agak muda)
  • 1/2 kilogram gula pasir
  • 1 sendok teh garam

Cara membuat :

  1. Campur semua adonan dalam satu wadah, uleni.
  2. Bentuk adonan bulat-bulat.
  3. Masukkan adonan yang sudah berbentuk bulat ke dalam wajan/teflon ato tempat panggangan lain (saya memakai happy call).
  4. Tekan adonan hingga menjadi agak pipih (jangan terlalu pipih supaya wingko ngga terlalu keras).
  5. Bolak balik wingko ketika sudah berwarna kecoklatan.
  6. Wingko babat enyak siap disantap! 

Selamat mencoba ^_^

Kripik Tempe

Mumpung ummi masih di sini, saya diajari beberapa macam ketrampilan. Selain me-refresh kerajinan sulam pita yang udah lama ngga saya sentuh, saya juga diajari cara membuat kripik tempe. Beberapa waktu yang lalu ummi membuatnya dan rasanya enyak.. kemrenyess..  bisa buat temen makan ataupun cemilan ^_^

Ini dia cara membuatnya (maap ngga ada potonya, soalnya kripik di toples saya udah hampir habis :D ) ..

Bahan :

  • 1 1/2 (satu setengah) papan Tempe
  • 500 gram Tepung beras
  • 2 sdm Tepung kanji
  • kurleb 500 cc Air kapur sirih (kapur sirih direndam, ambil airnya)
  • Daun jeruk diiris tipis, dicacah

Bumbu :

  • 5 Bawang putih
  • 5 Kemiri
  • 2 sdm Ketumbar
  • kurleb 3 ruas jari Kencur
  • kurleb 2 sdt Garam

Cara membuat :

  1. Tempe diiris tipis-tipis
  2. Bumbu diuleg hingga halus
  3. Campurkan tepung beras, tepung kanji, dan bumbu. Tambahkan air kapur sirih. Aduk adonan. Tambahkan daun jeruk.
  4. Masukkan tempe ke dalam adonan.
  5. Goreng tempe setengah matang dengan minyak panas, tiriskan.
  6. Goreng lagi tempe yang sudah setengah matang hingga kering.
  7. Kripik tempe siap disikat! :D

Bolu Kukus Ijo Pupus

Beberapa minggu yang lalu mencoba membuat bolu kukus dengan zauji. Alasannya simple aja, karena tepung terigunya dah mau kadaluarsa hihi.. Sebenernya bahan sudah dipersiapkan sejak beberapa bulan yang lalu, tapi karena males.com ngga dibuat-buat deh. Kali ini juga saya agak males (*dasar kesed), tapi dengan disemangati oleh zauji akhirnya kita kerjasama bikin bolu kukus. Resepnya dari ummi, ngga begitu ribet dan bahan-bahannya ada smua. Alhamdulillah hasilnya lumayan.. itu di gambar atas ^^

Ini dia resepnya (sambil mengingat-ingat)…

Bahan :

  • 400 gram tepung terigu
  • 400 gram gula halus
  • 4 butir telur
  • 1 sdt ovalet
  • 1 sdt vanili
  • 200 cc air
  • pasta (utk pewarna)

Cara membuat :

  • Aduk smua adonan jadi satu hingga kental (kecuali pasta)
  • Masukkan adonan ke dalam tempat yang sudah dialasi kertas roti, kukus hingga matang kurleb 20 menit

Note :

  • Waktu mengukus, lapisi bagian dalam tutup kukusan dengan kain, agar uap air tidak menetes kembali ke bolu
  • Untuk perbedaan warna pada bolu, setelah adonan kental, sisihkan seperempat bagian dan beri pasta secukupnya.

Selamat mencoba!

Tahu Gimbal Semarang

Saya termasuk orang yang suuukaa makan, salah satu makanan kesukaan saya yang khas kota Semarang yaitu tahu gimbal. Kalo di Semarang, biasanya banyak berjajar di daerah Jalan Pahlawan.. tapi yang jadi langganan saya dan biasanya paling rame yaitu tahu gimbal Pak Edy. Rasanya pas, manteb, enak lah. Kalo bentuk makanannya sendiri hampir sejenis ma gado-gado, pakenya bumbu kacang. Hanya saja sayurannya ngga selengkap gado-gado, hanya kol dan seledri, ada tambahan tahu goreng yang dipotong dadu, dan yang jadi ciri khasnya yaitu gimbal udangnya.

Dulu waktu zauji pergi dinas, saya pernah dimasakin ummi tahu gimbal.. rasanya enaakk.. Akhirnya beberapa waktu yang lalu saya coba bikin sendiri, dan hasilnya.. alhamdulillah mirip bikinan ummi hihi.. *nyama-nyamain sendiri

Ini dia resepnya… afwan untuk takaran bahan dan bumbu saya asal banget (feeling_mode :on), jadi coba dikira-kira sendiri yaa :D

Bahan :

  • Udang
  • Tepung bumbu
  • Tahu putih, potong dadu
  • Kol, potong tipis
  • Seledri, cincang

Bumbu :

  • Bawang putih
  • Kacang tanah, goreng
  • Kecap
  • Garam
  • Gula jawa
  • Cabe merah
  • air asam jawa

Cara membuat :

  1. Goreng tahu yang sudah dipotong dadu
  2. Masukkan udang dalam tepung bumbu (bisa ditambahi ulegan bawang putih), goreng — tepung bumbu agak tebel ya
  3. Uleg bawang putih dan cabe merah, masukkan kacang yang sudah diuleg, tambahkan garam, gula jawa, dan asam jawa. Masukkan air secukupnya hingga agak encer, tambahkan kecap, aduk.

Penyajian :

  1. Masukkan tahu, gimbal udang, irisan kol, ke dalam piring saji
  2. Tambahkan saus kacang yang sudah jadi
  3. Taburi sledri di atasnya
  4. Tahu gimbal semarangan siap dinikmati ^^

Nah, ini gambarnya buatan saya.. yang sudah terlanjur dimakan hihi.. acak-acakan bin amburadul

tahu gimbal acak-acakan

Nah, kalo sbelum dimakan.. sperti ini hasilnya (ini tahu gimbal buatan ummi, tapi punya saya mirip ini lho sbelum diadul-adul hehe). Kalo punya ummi ditambahkan telor mata sapi nyam nyam.. tambah enyaakk :)

tahu gimbal plus saus kacang bikinan ummi

Tahu Susur alias Tahu Isi

bukan gambar tahu buatan saya ;p

Beberapa waktu yang lalu, saya mencoba membuat tahu susur alias tahu isi. Awalnya siy dari ketika saya dan zauji beli tahu isi di warung buat buka puasa dan rasanya enak.. zauji suka. Kemudian saya coba utk membuatnya. Tanya-tanya dulu sama penjual sayur yang biasanya juga menjual tahu isi dan alhamdulillah spertinya bisa saya praktekkan ^^

Begini cara membuatnya..

Bahan :

  • Tahu (yang bentuk segitiga warna coklat)
  • Wortel
  • Kol
  • Daun bawang/unclang

Bumbu :

  • Bawang putih, dikeprak, cincang halus
  • Garam
  • Merica
  • Gula

Cara membuat :

  1. Tahu diiris tengahnya dan dikruwek (opo ki basa indonesianya?hehe) sedikit isinya
  2. Wortel, kol, daun bawang diiris tipis-tipis
  3. Tumis bawang putih, masukkan wortel, kol, daun bawang, dan kruwekan isi tahu
  4. Tambahkan garam, gula, dan mrica secukupnya.. maka jadilah “bahan isi tahu”
  5. Masukkan “bahan isi tahu” ke dalam tahu
  6. Lumuri dengan tepung bumbu lalu digoreng hingga kecoklatan

Hasilnyaaa… alhamdulillah bisa dinikmati bersama-sama dengan zauji, dan Insya Allah ngga kalah ama yang dijual di warung (hihi.. muji sendiri). Sayang fotonya belum bisa saya upload, Insya Allah lain kali. Untuk sementara pake foto orang lain dulu ;p (bentuknya ngga jauh beda kok, walo bagusan gambar itu hehe). Oya, coba klik di foto itu, ada resep adonan tepungnya lho (yang untuk mbalurin tahu). Kalo saya ambil praktisnya, jadi pake tepung bumbu instant campur tepung terigu dikit. Lain waktu bisa dicoba adonannya, karena bisa juga buat masakan lain seperti ayam goreng tepung, dll  ^^

–update–

baru sempet upload poto tahu isi buatan saya, ternyata penampakannya lebih bagus yang di atas hehe

tahu sebelum digoreng

tahu sesudah digoreng