Eits, Jangan Pipis Sembarangan

pic taken from konsultasisyariah.com
pic taken from konsultasisyariah.com

pic taken from konsultasisyariah.comSudah agak lama kejadiannya, tapi masih berbekas dalam ingatan.

Waktu itu ada yang sedang berkunjung ke rumah kami, seorang anak kecil laki-laki. Ketika saya sedang memandikan Khansa, dia bilang mau kencing, ya sudah saya buru-buru merapikan Khansa dan membawa anak tersebut ke kamar mandi. Usia anak tersebut 5 tahun, saya pikir umur sekian sudah paham adab buang air kecil jadi saya hanya memperhatikan dari luar saja. Eh, tak tahunya dia hanya membuka celananya sedikit, pipis, kemudian memasang kembali celananya (yang saya yakini terkena cipratan air kencingnya), kemudian hendak keluar kamar mandi tanpa cuci tangan. Hoaa…horor langsung pikiran saya haha.. Lebay biarin, tapi bagi keluarga kami menjaga diri dari najis itu penting.

Langsung saja saya masuk kamar mandi dan saya mandikan sekalian anak tersebut (karena qoddarullah dibawakan baju oleh ibunya). Bisa dibayangkan jika tangannya yang terkena sisa air kencingnya kemudian dia buat bermain di rumah kami atau main dengan Khansa maka najisnya bisa nempel kemana-mana, belum lagi kalau kemudian dia makan maka masuklah bakteri ke dalam mulutnya. Jadi jangan heran kalau saya agak berhati-hati dalam masalah ini.

Pada kasus di atas, saya tidak mempermasalahkan apakah anak lelaki tersebut mau kencing berdiri atau jongkok, karena dalam hal ini tuntunan Rasulullah memperbolehkan untuk kencing berdiri (dengan catatan selama tempatnya tertutup, tidak ada orang yang dapat melihat auratnya, dan tidak ada bagian tubuhnya yang terciprati air kencingnya), walaupun lebih afdhol jika kencing sambil jongkok/duduk. Penjelasannya silakan simak fatwa berikut : Continue reading

Perhatikan Batas Tanahmu

wpid-dsc_0174.jpg

Ini adalah pintu pagar rumah saya. Terlihat agak aneh (tidak sama dengan umumnya) karena bagian pintu kecilnya miring/serong, tidak sejajar dengan pintu rel dorongnya.

Tadinya kami agak bingung menentukan bentuk pintu pagar karena tanah kami terletak di hook dan di bagian pojok kanan depan yang sedianya untuk pintu pagar berbentuk agak oval, jadi tidak persis siku-siku.

Beberapa waktu lalu ada seseorang yang mampir ke rumah dan bilang “mbok ya diluruske pagere”. Hmm.. bisa sih kami melakukannya dan hasilnya pasti lebih indah, tapii..ini berarti melanggar batas tanah kami walaupun hanya sedikit.

Saya beberapa kali melihat di perumahan, ada rumah yang pintu pagarnya melebihi batas tanahnya karena lahan garasinya terlalu sempit untuk memuat mobil yang dimilikinya. Jadi pintunya nungul memakan jalan umum. Mungkin ini dianggap remeh. Halah cuma dikit ini, paling 10 cm aja keluar ke jalan, toh orang masih bisa leluasa lewat.

Ya, cuma 10 cm, tapi akibat perbuatan tersebut sangat luar bisa di akhirat nanti ketika semuanya harus kita pertanggungjawabkan. Continue reading

Welcome to The Jungleland

DIsk-O
pic taken from jungleland.co.id
DIsk-O pic taken from jungleland.co.id

Libur telah tiba..libur telah tiba..hore..horeee..

Haduuh.. masih lama mungkin yaa bagi yang sekolah.. tapi bagi keluarga saya everyday is holiday, errr…kecuali buat ayah Khansa tentunya yang harus masuk kantor tiap Senin-Jumat. Oleh karena itu weekend adalah saat yang ditunggu-tunggu oleh saya dan Khansa (4th) karena waktunya untuk bisa jalan-jalan sekeluarga.

Sejak kemunculan satu wahana wisata di Bogor yang merupakan theme park terbesar di Indonesia untuk saat ini, saya ingiiiiiiiin sekali mengajak Khansa dan ayahnya jalan-jalan kesana. Apalagi ketika diberitahu tante yang beberapa waktu lalu berkunjung ke tempat tersebut, beliau bilang seru, bagus, dan akan puas kalau bisa seharian disana karena wahananya yang banyak sekali dan areanya yang sangat luas (35 hektar sajah total keluasannya).

Tempatnya di kawasan Sentul Nirwana, Sentul City, Bogor.  Untuk menuju kesana bisa diakses melalui Tol Jagorawi dan keluar melalui pintu tol Sentul City,  jika naik kendaraan umum bisa ke arah Bellanova (kemudian melanjutkan dengan kendaraan umum lain atau shuttlebus), atau jika naik motor bisa ke arah Sirkuit Sentul kemudian lurus mengikuti Babakan Madang.

Terdapat berbagai wahana komplit untuk seseruan bareng sekeluarga, kurang lebih ada sekitar 30-an wahana asyik yang bisa dipilih sesuai usia dan tinggi badan anggota keluarga. Mau main air hayuk, mau berayun-ayun oke, mau olahraga ada, mau jalan-jalan menikmati view/pertunjukan bisa. Pokokna lengkap. Itulah mengapa saya ngga sabar nabung agar bisa pergi kesana.

Wahana wisata apakah ituuuu??? urang Bogor harusnya tau yaa hehe… Continue reading

Cemburu itu Perlu

jealousy

jealousyBeberapa waktu lalu, saya membaca di salah satu postingan teman FB. Dia bercerita berdasar kisah nyata mengenai  sepasang muda mudi (sebut saja fulan dan fulanah) yang saling suka sejak remaja tapi kemudian tak dapat menikah karena adanya perbedaan keyakinan diantara keduanya. Hingga fulanah menikah dan mempunyai anak, si fulan masih sendiri.

Cerita berlanjut sesudah fulanah menikah, ternyata dihatinya masih menyimpan rasa. Suatu saat fulan meng-add facebook fulanah lalu fulanah menerima friend request tersebut. Kemudian,  ketika fulanah bertanya pada suaminya apakah boleh menerima bbm invitation dari fulan, ternyata suaminya memperbolehkan. Padahal sang suami tahu kisah antara dua orang tersebut. Suaminya tidak ingin memaksakan istrinya untuk melupakan masa lalunya, karena suaminya pun menyadari bahwa terkadang dia masih teringat dengan mantan kekasihnya.

Hmm..bagaimana pendapat ibu-ibu? mungkin ada yang pro dan kontra. Yang pro berpendapat “ya tidak mengapa kalau hanya sekedar bertegur sapa via chat seperlunya, toh sudah dewasa dan bisa menjaga diri masing-masing”. Untuk yang kontra berargumen “tidak sepantasnya seorang istri yang sudah menikah untuk menjalin komunikasi yang intensif dengan lawan jenis, terlebih lagi dengan pria yang dulu memiliki jalinan kasih”

Monggo saja mau berpendapat bagaimana, yang jelas tiap pilihan ada konsekuensinya. Yang akan saya kemukakan disini adalah sikap suami terhadap istri apabila hal tersebut terjadi.
Continue reading

Help Others = Help Yourself

bannermuslim

bannermuslimTersebutlah cerita dari salah seorang ummahat di grup whatsapp yang saya ikuti yaitu Ummu Abdillah yang saat ini sedang bermukim di Riyadh. Ini adalah kisah dari teman suami ummu Abdillah, sebut saja Fulan.

Fulan berasal dari Nigeria, dia tidak mempunyai banyak uang ketika sedang menjadi seorang mahasiswa di sebuah Universitas di Arab Saudi karena dia juga harus membiayai adiknya yang sedang kuliah kedokteran di Nigeria. Akan tetapi dia mempunyai mobil butut (di Arab Saudi mempunyai mobil itu wajib, kata Ummu Abdillah). Nah, dengan mobil bututnya tersebut dia selalu mengantar teman-temannya yang belum mempunyai mobil. Si Fulan bilang, dia tidak bisa menolong orang dengan uang/harta tapi dia bisa menolong dengan tenaga. Orangnya juga selalu tangan terbuka ketika diminta tolong. Pernah suatu ketika Ummu Abdillah ditinggal suaminya ke Jeddah selama seminggu dan suaminya lupa membeli beberapa barang kebutuhan. Suami Ummu Abdillah lalu menghubungi Fulan dan meminta tolong, dan Fulan kemudian langsung belanja. Tiba-tiba ada yang mengetuk pintu rumah Ummu Abdillah, ketika dibuka tidak ada orang, tapi ada barang belanjaan.

Masya Allah, dalam hidupnya banyak diberi kemudahan oleh Allah karena kebaikannya tersebut.

Salah satu kemudahan yang dia dapatkan yaitu ketika anaknya mendaftar sekolah negeri. Bayangkan, dia tidak mempunyai banyak uang, anaknya tidak terlalu bisa berbahasa Arab, dan masuk sekolah negeri itu susah, apalagi anaknya terlambat daftar (dia mendaftar sesudah diberitahu oleh suami Ummu Abdillah). Dan… anaknya langsung diterima begitu saja, padahal yang lain banyak yang ditolak (yang non-Saudi).

Kemudian suatu saat dia pernah ke Mekah bersama keluarganya dengan mobil bututnya. Ditengah jalan mobilnya mogok. Biasanya susah mencari bantuan. Seringnya memakai mobil derek dan diderek ke bengkel terdekat. Tiba-tiba ada mobil berhenti menawarkan bantuan sehingga semua keluarganya diangkut dulu sama penolong tersebut, kemudian Fulan dan orang yang menolongnya kembali lagi ke mobilnya untuk menarik mobilnya. Masya Allah.. padahal saat itu tengah malam di gurun pasir. Selalu ada kemudahan baginya.

Begitu juga dengan penelitian-penelitiannya. Ketika ada kesulitan selalu ada jalan, dan ketika selesai kuliah juga langsung mendapatkan pekerjaan yang bagus.

Masya Allah, what a beautiful story.. (jazaahallah khaira Ummu Abdillah sudah berbagi cerita)

Lalu apa hikmah yang bisa kita dapat dari cerita si Fulan tersebut?
Jawabannya ada pada hadits berikut..

Dari Abu Hurairah Radhiyallahu anhu, Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

“Barangsiapa yang melapangkan satu kesusahan dunia dari seorang Mukmin, maka Allâh melapangkan darinya satu kesusahan di hari Kiamat. Barangsiapa memudahkan (urusan) orang yang kesulitan (dalam masalah hutang), maka Allâh Azza wa Jalla memudahkan baginya (dari kesulitan) di dunia dan akhirat. Barangsiapa menutupi (aib) seorang Muslim, maka Allâh akan menutup (aib)nya di dunia dan akhirat. Allâh senantiasa menolong seorang hamba selama hamba tersebut menolong saudaranya. Barangsiapa menempuh jalan untuk menuntut ilmu, maka Allâh akan mudahkan baginya jalan menuju Surga. Tidaklah suatu kaum berkumpul di salah satu rumah Allâh (masjid) untuk membaca Kitabullah dan mempelajarinya di antara mereka, melainkan ketenteraman akan turun atas mereka, rahmat meliputi mereka, Malaikat mengelilingi mereka, dan Allâh menyanjung mereka di tengah para Malaikat yang berada di sisi-Nya. Barangsiapa yang diperlambat oleh amalnya (dalam meraih derajat yang tinggi-red), maka garis keturunannya tidak bisa mempercepatnya.” [HR Muslim no. 2699]

So, help others = help yourself. Just do it.
*Pengingat bagi diri sendiri*

Permudah…Jangan Dipersulit

Kurang lebih seminggu yang lalu..

“Mba paketnya udah nyampe barusan, tapi maaf boleh tukar ngga mba? anaknya ga tertarik karena….”

Kemudian cust bilang mau menukarnya dengan produk lain dan saya bilang bisa.

Namun, beberapa saat kemudian..

“Mba maaaf.. klo dibalikin duitnya aja bisa ga ? Dipotong jg gpp…”

“Gpp mba, ngga ada potongan”, tulis saya

***
Customer senang, hati tenang..

Di zeatoys memang TIDAK berlaku term “barang yang sudah dibeli tidak dapat dikembalikan”

Kalau barang sampai di tangan customer dan ternyata tidak cocok, maka dipersilakan untuk menukar dengan produk lain atau refund (tentunya S & K berlaku, misal barang masih dalam kondisi baik dan tidak dalam jangka waktu terlalu lama dari penerimaan)

Mengapa?
Penjelasannya ada pada fatwa ulama berikut

***
Penulis: Lajnah Daimah Lil Buhuts Ilmiyah Saudi Arabia

Tanya:”Bagaimanakah pandangan hukum syar’I mengenai tulisan yang menyebutkan: Barang yang sudah dibeli tidak dapat dikembalikan atau di tukar yang ditulis oleh beberapa pemilik toko pada faktur/kwitansi yang mereka keluarkan. Apakah menurut syari’at syarat seperti ini dibolehkan? Dan bagaimana nasehat anda mengenai masalah ini?

Jawab: Menjual barang dengan syarat bahwa barang yang sudah dibeli tidak dapat dikembalikan dan ditukar adalah tidak boleh, karena syarat tersebut tidak dibenarkan. Sebab, didalamnya mengandung mudhorot (=ketidak maslahatan). Selain itu, karena tujuan penjual melalu syarat tersebut agar pembeli harus tetap membeli barang tersebut meskipun barang tersebut cacat. Persyaratannya ini tidak melepaskannya dari cacat yang terdapat pada barang. Sebab, jika barang itu cacat, maka dia boleh mengembalikannya dan menukar dengan barang yang tidak cacat, atau pembeli boleh mengambil ganti rugi dari cacat tersebut. Selain itu, karena pembayaran penuh itu harus diimbangi dengan barang yang bagus dan tidak cacat. Tetapi dalam hal ini, penjual yang mengambil dengan harga penuh dengan adanya cacat pada barang merupakan tindakan yang tidak benar. Di sisi lain, syari’at telah memberlakukan syarat-syarat yang sudah biasa berlaku sama seperti syarat berupa ucapan. Hal ini dimaksudkan agar pembeli selamat dari cacat, sehingga dia dapat mengembalikan barang yang sudah dibeli jika terdapat cacat padanya, karena persyaratan barang dagangan bebas dari cacat menurut hukum kebiasaan yang berlaku, berkedudukan sama seperti persyaratan yang diucapkan.

Wabillahi Taufiq. Dan mudah-mudahan Allah senantiasa meleimpahkan kesejahteraan dan keselamatan kepada Nabi Muhammad shalallahu ‘alaihi wa sallam, keluarga, dan para sahabatnya.

Al-Lajnah Daimah Lil Buhuts Al-‘Ilmiyah Wal Ifta’, Ketua: Syaikh Abdul Aziz bin Abdillah bin Baaz, Anggota: Syaikh Abdullah bin Ghudayan. Anggota: Syaikh Sholih Al-Fauzan. Anggota: Syaikh Abdul Aziz Alu Syaikh. Anggota: Syaikh Bakr Abu Zaid

Catatan Kaki:1) Lembaga tetap Kajian Ilmiyah dan Pemberian Fatwa Saudi Arabia.

Sumber: Fatwa Lajnah Daimah, Kitab Buyuu’. Fatwa no. 13788

***

Mari kita ikuti tuntunan Rasulullah, salah satu sikap baik dalam bermuamalah adalah SAMAHAH. Artinya toleransi atau mempermudah urusan.

Intinya adalah, permudah… jangan dipersulit.

Riwayat dari Jabir bin Abdillah, Rasulullah bersabda :
“Allah mengampuni seseorang sebelum kalian. Orang itu bila menjual memudahkan urusan. Bila membeli memudahkan urusan, bila melunasi memudahkannya, dan bila menagih memudahkannya”(HR Al Baihaqi dalam As Sunan Al Kubra 5/357)

Wallahu a’lam bishshowab.

Perjalanan Terjauh Seorang Laki-laki

journey
journey

taken from paulcbrunson.com

Akhir tahun 2014 yang lalu, membaca di newsfeed FB sebuah tulisan yang sangat menarik dari page Majalah Ummi.
Cukup tertohok (terutama jika yang membaca adalah laki-laki) dan memang begitulah realitanya saat ini, bahwa perjalanan terjauh dan terberat bagi seorang laki-laki adalah… PERGI KE MASJID.

Pergi keluar negeri sudah berkali-kali, pelosok Indonesia sudah disambangi, tapi ketika terdengar adzan untuk menunaikan sholat begitu berat untuk melangkahkan kaki ke masjid, bahkan jika masjidnya ada di depan rumah! na’udzubillahi mindzalik.

Mari kita berkaca dari kisah dibawah ini, mengenai wajibnya seseorang (laki-laki) untuk sholat berjama’ah di masjid.

Suatu hari, seorang lelaki buta mendatangi Nabi Shallallahu ‘alaihi wasallam. Kata lelaki buta itu, “Wahai Rasulullah, saya tidak memiliki seorang penuntun guna pergi ke masjid.” Pernyataannya ini disampaikan kepada Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam demi memohon keringanan untuk tidak menghadiri shalat berjamaah di masjid. Saat itu, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam pun memberi keringanan kepada lelaki buta itu untuk shalat di rumahnya. Namun, saat lelaki buta itu berbalik, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam memanggilnya lalu bertanya, “Apakah engkau mendengar seruan untuk shalat (azan)?” Jawab lelaki buta itu, “Ya, saya mendengarnya.” “Kalau begitu, penuhilah seruan tersebut!” kata beliau Shallallahu ‘alaihi wasallam. (HR . Muslim, no. 255)

Kisah di atas memberi gambaran betapa menegakkan shalat berjamaah di masjid adalah kewajiban bagi seorang muslim. Menurut asy-Syaikh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin rahimahullah, kisah yang dikeluarkan oleh al-Imam Muslimrahimahullah dalam Shahih-nya, menunjukkan hukum wajib shalat berjamaah bagi penyandang kebutaan manakala tak memiliki uzur. Riwayat itu pun mengandung sisi pendalilan bahwa shalat berjamaah tersebut wajib ditunaikan di masjid.
sumber : http://asysyariah.com/manhaji-shalat-berjamaah-menuai-banyak-keutamaan/

Mengapa begitu banyak yang merasa berat untuk sekedar berjama’ah di masjid tanpa udzur syar’i? Padahal begitu banyak keutamaan sholat di masjid, diantaranya sebagai berikut..

Dari Abu Hurairah  radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda,
“Shalat seseorang dengan berjamaah itu dilipatgandakan pahalanya 25 kali atas shalat sendirian yang dia kerjakan di rumah dan di pasar. Hal itu apabila ia berwudhu dengan sempurna, lalu ia keluar menuju ke masjid dan tidak ada yang mendorongnya keluar (menuju ke masjid) selain shalat. Tidaklah setiap langkahnya kecuali akan mengangkatnya satu derajat dan menghapuskan darinya satu kesalahan. Apabila ia shalat, malaikat akan senantiasa mendoakannya selama ia berada di tempat shalatnya, ‘Ya Allah, ampunilah dia. Ya Allah, rahmatilah dia.’ Salah seorang di antara kalian tetap dianggap berada dalam shalat selamaia menanti shalat.”(HR . al-Bukhari 647 dan Muslim no. 272)

Berikut saya copas tulisan dari page tersebut. Mudah-mudahan bisa menjadi pengingat dan penyemangat bagi kita untuk lebih meningkatkan amal ibadah kepada Allah. Terutama yang mempunyai anak laki-laki, biasakan mereka untuk sholat ke masjid sedari kecil agar ketika dewasa mereka tidak berat melakukannya, dan tentu saja orangtua adalah contoh ananda yang utama. Continue reading