Jangan Tergesa-gesa Dalam Berdoa

pray
credit : catatanmms.wordpress.com

credit : catatanmms.wordpress.com

Bulan lalu, saya belanja sebuah produk mainan yang digunakan pada bulan Ramadan. Qoddarullah ketika sudah ready stock dan mulai saya pasarkan, penjualan mainan tersebut berjalan agak lambat padahal sudah mulai mendekati Ramadan. Saya berpikir, kalau sampai Ramadan masih banyak stoknya maka mainan ini akan kehilangan moment dan mau tidak mau stock akan menumpuk. Padahal modal yang saya keluarkan cukup besar, sedangkan saya membutuhkan modal tersebut untuk belanja produk mainan yang lain.

Saya sudah coba segala cara mulai dari promo di facebook, upload di web, dan tokopedia.. namun penjualan tetap slow motion. Hingga seminggu sebelum Ramadan stok masih dalam kisaran 28 pcs. Waduh bingung juga ini bagaimana menghabiskan stok. Saya hubungi produsen minta keringanan untuk mendiscount harga produk untuk mendongkrak penjualan akan tetapi oleh produsen hanya diperbolehkan tambahan discount bagi reseller, bukan untuk ecer.

Semakin pasrah lagi, ketika ada video promosi produk tersebut oleh produsen, nama saya terlewat tidak tercantum di video tersebut hiks.. saya cuma bilang “ya wis ngga papa mba, mudah2an bisa habis sebelum ramadhan hehe..”. Padahal dalam hati kebat-kebit, piye iki kehilangan satu peluang pemasaran hihi..

Dalam masa tersebut tentu saja tak lupa saya berdoa kepada Allah. Sungguh-sungguh saya berdoa, ya Allah mohon tolong saya agar produk saya bisa terjual semua sebelum bulan Ramadan, hanya kepada-MU hamba memohon pertolongan. Akan tetapi saya merasa ya Allah kok doaku ngga dikabul-kabulkan ya. Iki wis cedak banget Ramadan mau tiba tapi masih ada 20-an lagi stoknya.

Hingga tibalah H-2 Ramadan, stok masih ada sekitar 15 pcs. Wis tawakal wae lah.. Continue reading

Jujurlah, Anakku

no-lies

Ajarkan kepada anak kita untuk tidak mengambil barang yang bukan haknya. Ajarkan hal itu, sedini mungkin.

Kisah pertama,
Beberapa waktu lalu di toko kami, ada anak kecil yang mengambil salah satu mainan yang tergantung di tempat display. Waktu itu saudara saya yang sedang jaga di toko. Saudara saya pikir dia ambil untuk menunjukkan kepada ibunya yang sedang pesan makanan di warung sebelah.

Eh ternyata sesaat kemudian dia mau pulang dan mainan itu tetap dibawanya. Ketika saudara saya bilang ke ibunya kalau anaknya membawa mainan kami, ibunya menyanggah, dan anaknya hanya diam saja. Ketika ditunjukkan bukti bahwa ada mainan yang sama di toko kami, baru ibu itu percaya dan mengembalikannya kepada kami.

Kisah kedua,
Ketika saya sedang belanja sayur di pasar, tiba-tiba si penjual menegur dengan keras seorang ibu yang sedang belanja di samping saya. “Bu, itu ayamnya keluarkan dari tas! Ibu itu mau beli kacang merah atau mau beli ayam?!”. Kemudian kata ibu pembeli di sebelah saya, “Eh maap kebawa (sambil mengeluarkan satu ekor ayam dari tas belanjanya)”, kemudian berlalu dari lapak sayur itu. Weleh, iso-isone ki lho, kebawa kok gede banget tho buu.. ayam utuh sodara-sodara!

Mari sama-sama belajar dari kedua kisah di atas. Jika anak pada kisah pertama perilakunya tersebut dibiarkan dan tidak diajarkan kejujuran/tidak boleh mengambil barang yg bukan haknya sejak dini, bisa jadi dikemudian hari dia akan tumbuh menjadi seseorang yg tersebut pada kisah kedua ketika dewasa.

Anak tersebut mungkin akan menjadi seseorang suka mengambil sesuatu yang bukan haknya, dia tidak merasa bersalah ketika merampas harta saudaranya, mencuri barang orang lain, atau merebut pasangan orang lain ‪#‎eh‬

Padahal sesuai firman Allah -subhanahu wata’ala- bahwa kita tidak diperbolehkan mengambil yang bukan haknya, tidak boleh mengambil harta orang lain dengan cara yang buruk.

“Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu saling memakan harta sesamamu dengan jalan yang batil, …” [an Nisaa/4 : 29].

Ajarkan mereka untuk senantiasa berlaku jujur, kapanpun, dimanapun. Bahwa jujur itu akan membawa kepada kebaikan, dan kebaikan akan membawa kepada surga.

عَنْ عَبْدِ اللهِ بنِ مَسْعُوْد رَضِيَ اللهُ عَنْهُ قَالَ : قَالَ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ : عَلَيْكُمْ بِالصِّدْقِ ، فَإِنَّ الصِّدْقَ يَهْدِيْ إِلَى الْبِرِّ ، وَإِنَّ الْبِرَّ يَهْدِيْ إِلَى الْجَنَّةِ ، وَمَا يَزَالُ الرَّجُلُ يَصْدُقُ وَيَتَحَرَّى الصِّدْقَ حَتَّى يُكْتَبَ عِنْدَ اللهِ صِدِّيْقًا ، وَإِيَّاكُمْ وَالْكَذِبَ ، فَإِنَّ الْكَذِبَ يَهْدِيْ إِلَى الْفُجُوْرِ ، وَإِنَّ الْفُجُوْرَ يَهْدِيْ إِلَى النَّارِ ، وَمَا يَزَالُ الرَّجُلُ يَكْذِبُ وَيَتَحَرَّى الْكَذِبَ حَتَّى يُكْتَبَ عِنْدَ اللهِ كَذَّابًا

Dari ‘Abdullâh bin Mas’ûd Radhiyallahu anhu, ia berkata: “Rasûlullâh Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, ‘Hendaklah kalian selalu berlaku jujur, karena kejujuran membawa kepada kebaikan, dan kebaikan mengantarkan seseorang ke Surga. Dan apabila seorang selalu berlaku jujur dan tetap memilih jujur, maka akan dicatat di sisi Allâh sebagai orang yang jujur. Dan jauhilah oleh kalian berbuat dusta, karena dusta membawa seseorang kepada kejahatan, dan kejahatan mengantarkan seseorang ke Neraka. Dan jika seseorang senantiasa berdusta dan memilih kedustaan maka akan dicatat di sisi Allâh sebagai pendusta (pembohong).” Hadits Bukhâri (no. 6094)

Ajarkan mereka bahwa Allah Maha Melihat segala sesuatu, dan kelak di akhirat kita harus mempertanggungjawabkan segala perbuatan kita, termasuk mengenai harta kita, darimana didapatkan dan kemana dibelanjakan.

Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam bersabda,

«لاَ تَزُولُ قَدَمَا عَبْدٍ يَوْمَ الْقِيَامَةِ حَتَّى يُسْأَلَ عَنْ عُمْرِهِ فِيمَا أَفْنَاهُ وَعَنْ عِلْمِهِ فِيمَا فَعَلَ وَعَنْ مَالِهِ مِنْ أَيْنَ اكْتَسَبَهُ وَفِيمَا أَنْفَقَهُ وَعَنْ جِسْمِهِ فِيمَا أَبْلاَهُ»

Tidak akan bergeser dua telapak kaki seorang hamba pada hari kiamat sampai dia ditanya (dimintai pertanggungjawaban) tentang umurnya kemana dihabiskannya, tentang ilmunya bagaimana dia mengamalkannya, tentang hartanya; dari mana diperolehnya dan ke mana dibelanjakannya, serta tentang tubuhnya untuk apa digunakannya” HR at-Tirmidzi (no. 2417), ad-Daarimi (no. 537), dan Abu Ya’la (no. 7434), dishahihkan oleh at-Tirmidzi dan al-Albani dalam “as-Shahiihah” (no. 946) karena banyak jalurnya yang saling menguatkan.

Dengan mengajarkan anak point-point kejujuran di atas -tentunya disertai dengan doa kepada Allah memohon supaya anak kita dikaruniai akhlak yang baik- maka in sya Allah itu akan menjadi salah satu modal utamanya dalam mengarungi kehidupan.

Continue reading

Kecil-Kecil Ikut Ta’lim

bannerilmu

bannerilmuBeberapa waktu lalu ketika sedang ngobrol usai sekolah di TK Anshorussunnah, salah seorang ummahat bercerita bahwa ada seorang anak SMP yang rajin mengikuti ta’lim/ kajian di masjid Arrahman Bogor yang dilaksanakan pada hari Sabtu jam 16.00 dan Ahad jam 10.00.  Maasya Allah.. kalau anak tersebut sekolah di pondok atau SMP IT saya tidak begitu heran, akan tetapi dia bersekolah di sekolah negeri yang notabene pengajaran bidang agama tidak sedalam sekolah IT ataupun pondok.

Amazingnya lagi, tidak hanya sendiri, tapi saat ini anak tersebut bisa mengajak salah seorang gurunya dan ibunya untuk mengikuti ta’lim. Menuntut ilmu agama sesuai Al Qur’an dan Assunnah. Maasya Allah.. barokallohufiih..

Mendengar hal tersebut saya lalu flashback, mengingat kembali di masa-masa saya belajar di bangku SMP, kegiatan apa yang dulu saya ikuti?haduuh.. *malu* jauh banget dari kata ikut ta’lim. Ikutnya kegiatan-kegiatan organisasi non-agama. Baru ketika kuliah saja saya ikut ROHIS Fakultas, itupun tidak ada materi yang nyantol di kepala karena memang kurang ada kajian yang terkait pendalaman agama, misal bagaimana tata cara wudhu, sholat, zakat, dll yang sesuai dengan Al Qur’an dan Assunnah. Continue reading

Lecutan Penyemangat dari Pak Marhaban

bannersemangat
credit : beginwiths.deviantart.com

credit : beginwiths.deviantart.com

Beberapa waktu yang lalu salah seorang ummahat di grup wa ta’lim Bogor share artikel Renungan untuk Ikhwan Lendah (edisi 22) yang ditulis oleh Ustadz Abu Nasim Mukhtar. Ketika membaca artikel tersebut, ada ummahat yang nyeletuk “Masyaa Allah cerita di atas, jadi teringat ummu Khonsa’.. yg tiap hari nganter Khonsa dari Bil***** ke TK”. Nah, qoddarulloh kemarin juga ada teman SMA saya yang share artikel yang sama ke saya kemudian berkomentar “Kuwi cocok nggo In*** (nama saya) semangatt!!”

Ya, artikel tersebut membahas tentang seorang bapak bernama Pak Marhaban. Beliau berdomisili di Samigaluh, kecamatan paling utara di Kabupaten Kulonprogo dengan relief perbukitan. Tiap hari dia mengantar anaknya ke sekolah di Ma’had Ar Ridho Sewon di Kabupaten Bantul yang berjarak 40-50 km dari tempat tinggalnya. Waktu tempuh sekali jalan adalah 1,5 jam, sedangkan beliau sesudah mengantar anaknya ke sekolah kemudian pulang lagi ke rumah dan menjemputnya kembali di siang hari. Jadi total 6 jam beliau habiskan dalam perjalanan pulang pergi setiap hari. Sudah berapa lama beliau jalankan aktivitas tersebut? selama 4 tahun pemirsah! Maasya Allah..

Malu aku malu..pada Pak Marhaban *hayah*, saya mah ngga ada apa-apanya dibanding perjuangan beliau. Tiap hari saya antar Khansa hanya 15 km, jalan yang dilalui mungkin tidak seliku-liku pak Marhaban yang tinggal di daerah perbukitan. Waktu tempuh sekali jalan ya kurang lebih hanya 40 menitan. Hmm.. In sya Allah sebenarnya bisa lebih cepat jika jalan Bojonggede yang tiap hari saya lalui ada perbaikan mengingat kondisi jalannya saat ini yah bisa dibilang sebagian besar hancur. Bahkan ada beritanya di media elektronik mengenai hal ini, tapi sampai sekarang belum ada tindak lanjut, padahal jaraknya dengan kantor Pemda Kabupaten hanya kurang lebih 8 km. Mudah-mudahan didengar oleh pemerintah Kabupaten Bogor dan segera ada perbaikan karena kondisinya sudah memprihatinkan. Terlebih jika hujan turun, suami pulang kantor basah kuyup, katanya seperti melewati arung jeram. Bukan lebay tapi memang begitulah adanya. Belum lagi sekarang yang menyusul kondisi jalannya memprihatinkan yaitu Jalan Pomad-Karadenan, hal ini menyebabkan waktu tempuh semakin panjang karena harus menghindari berbagai lubang yang cukup besar di jalan. Allahul musta’an. Continue reading

Potret Salaf dalam Mengamalkan Ilmu

Share Button

Seringkali ketika menemui suatu tulisan menarik, misalnya sebuah hadits maka kita tidak segan membaginya di medsos. Berharap menjadi pengingat bagi diri sendiri dan juga orang lain. Tidak ada yang salah dengan hal ini, asalkan apa yang kita share memang ada dalilnya, bukan sesuatu yang dusta.

Jangan lupa sebelum share sebaiknya kita teliti dulu apakah hadits tersebut betul adanya atau tidak, karena seringkali dijumpai seseorang dengan mudahnya share sesuatu dengan mengatasnamakan Rasulullah -sholallahu ‘alaihi wasallam- padahal ketika kita search pada situs yang in sya Allah terpercaya atau tanyakan hal tersebut kepada asatidz atau orang yang lebih paham, ternyata dalilnya lemah atau bahkan tidak ada dalilnya sama sekali.

Selain berbagi info mengenai hadits tersebut, ada baiknya pula kita menjalankan apa yang kita share. Bukan sekedar jarkoni (iso ngajar nanging ora iso nglakoni) alias cakap berbicara, tetapi tidak cakap dalam bertindak.  Jangan sampai kita termasuk ke dalam golongan orang-orang berikut..

Allah berfirman (yang artinya),
“Wahai orang-orang yang beriman, kenapa kalian mengatakan apa yang tidak kalian kerjakan. Sungguh besar kemurkaan di sisi Allah karena kalian mengatakan apa-apa yang tidak kalian kerjakan.” (QS. Ash Shaff [61]: 2-3)

Di dalam shahih Bukhari dan Muslim diriwayatkan hadits Usamah bin Zaid, dia berkata, “Aku pernah mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Pada hari kiamat nanti akan ada seseorang yang didatangkan kemudian dilemparkan ke dalam neraka. Isi perutnya terburai, sehingga ia berputar-putar sebagaimana berputarnya keledai yang menggerakkan penggilingan. Penduduk neraka pun berkumpul mengerumuninya. Mereka bertanya, ‘Wahai fulan, apakah yang terjadi pada dirimu? Bukankah dahulu engkau memerintahkan kami untuk berbuat kebaikan dan melarang kami dari kemungkaran?’. Dia menjawab, ‘Dahulu aku memerintahkan kalian berbuat baik akan tetapi aku tidak mengerjakannya. Dan aku melarang kemungkaran sedangkan aku sendiri justru melakukannya’.”

Continue reading

The Lunpia’s Story

doc : hendradejhe.blogspot.com
doc : hendradejhe.blogspot.com

Suatu hari suami mengabarkan dengan gembira, “Ummi, salah satu ekspedisi sedang promo, bisa order lunpia semarang dengan harga murah dan free ongkir, mau ngga?”. Waaah.. tanpa babibu saya iyakan tawaran suami. Kapan lagi saya bisa berkangen ria dengan salah satu makanan kampung halaman favorit saya dengan harga murmer, free ongkir lagi hihi.. *makirit*

Maklum yah, saya dari bayi sampai kuliah besar di Semarang, jadi yang namanya lunpia itu merupakan salah satu makanan yang sangat ikrib di lidah. Pernah mencoba merasakan lunpia di Bogor -kota dimana saya tinggal sekarang-,  tapi lain banget dengan lunpia Semarang, baik dari segi isi maupun rasa. Lunpia Bogor yang saya rasakan isinya tauge dan irisan bengkoang. Oleh karena bagi saya kurang cocok di lidah, akhirnya rela bersabar ria menunggu saat pulkam tiba dan merasakan lezatnya lunpia asli Semarang.

Untuk lunpia semarang sendiri, yang original itu isinya irisan rebung dengan variasi tambahan seperti telur, ayam, udang, atau lainnya. Paduan dari kulit lunpia yang krenyes dengan isian rebung yang empuk menimbulkan sensari rasa gurih manis, tambah lezat kalau dimakan anget-anget diceplusi cabe rawit atau dicocol sausnya. Mangstab tenan! Sekali makan bisa habis 2-3 lunpia.

Ketika pulang Semarang, banyak sekali ditemukan penjual lunpia. Salah satu yang paling terkenal yaitu Lunpia Mataram. Ternyata generasi ketiga dari Lunpia Mataram ini yaitu Cik Meme telah mendirikan satu tempat wiskul untuk penggemar lunpia bernama Lunpia Delight yang terletak di JL Gajahmada. Continue reading

Agen El-Hana Learning Kit

rainbowelhana

Produk yang satu ini memang sudah sejak lama menjadi incaran saya ingin menjadi salah satu agennya, selain karena  variasi produknya yang banyak, juga karena sangat menonjolkan sisi edukatif untuk anak. Akan tetapi karena saat itu budget terbatas sedangkan modal yang diperlukan cukup besar, jadi sementara saya hanya bisa bersabar sambil membeli produk tersebut dalam skala reseller.

Alhamdulillah pada bulan Februari 2016 yang lalu Allah memberikan rizki dari jalan yang tidak disangka dengan melejitnya omzet zeatoys melalui penjualan pasir kinetik (yang hingga kini menjadi salah produk unggulan kami) sehingga  -bi idznillah- dengan keuntungan yang kami raih bulan tersebut, akhirnya zeatoys dapat menjadi agen produk el-Hana Learning Kit.

Ehm.. sambil ngiklan sedikit yaa hihi..

Produk el-Hana ini terdiri dari beberapa macam:

  1. First Busy Bag (harga 60.000)
    first busybag

    first busybag

    First busy bag el hana terdiri dari 6 permainan seru untuk anak usia 2-6 tahun.

    1. sorting ABC : mencocokkan huruf besar dg huruf kecil pada sorting mat
    2. stik shaping : menyusun stik warna sesuai pola pada kartu
    3. matching card : mencocokkan gambar buah yg sama
    4. sorting color and shape : mengelompokkan keping geometri berdasarkan warna dan bentuk
    5. counting : menghitung gambar pada kartu kemudian menjawab dg cara dijepit dg jepit kayu
    6. caterpillar : menyusun kancing sesuai pola kartu caterpillar

  2. Rainbow Busy Bag (harga 70.000)
    rainbow busybag

    rainbow busybag

    Isi permainan dalam Rainbow Busy Bag adalah:

    1. Meronce manik (Threading)
    Berisi 3 kawat bulu warna-warni dan manik-manik aneka warna.
    2. Menjahit (Lacing)
    Berisi 4 kartu jahit bergambar cuaca dan tali kur 4 warna.
    3. Pompom Counting
    Berisi kartu angka dari 1-10 dan 55pc pompom 1 cm yang digunakan bersama dengan kartu angka.
    4. Es Krim Flanel
    Berisi stik 8 warna dan kantung flanel 8 warna yang dapat dipasangkan menjadi seperti es krim.
    5. Rantai Ring Flanel
    Berisi 10 helai flanel yang digunakan untuk membentuk rantai ring.
    6. Instruksi Permainan
    Kelima permainan diatas dijabarkan dalam lembar instruksi khusus yang kami sertakan di dalam Rainbow Busy Bag.

  3. Little Muslim Busy Bag (harga 60.000) 
    littlemuslim

    Little Muslim

    Spesifikasi lengkap dari produk little muslim adalah :
    a. Alas belajar hijaiyyah
    28 kepingan huruf hijaiyyah
    Box amplop untuk meletakkan kepingan huruf

    b. Puzzle Rukun Islam – ELHANA
    Permainan memasangkan kepingan gambar simbol rukun islam dari rukun pertama sampai ke lima menjadi gambar-gambar utuh.

    c. Display Pengenalan Masjid – ELHANA
    Permainan Display Pengenalan Masjid ini hadir untuk memudahkan orang tua ketika mengenalkan masjid serta aktivitas yang dilakukan di masjid.

    d. Amplop Akhlak – ELHANA
    Permainan mengklasifikasi kartu bergambar yang termasuk perbuatan baik dan perbuatan buruk serta menceritakan alasan dari perbuatan baik/buruk tersebut.
    Spesifikasi :
    10 kartu bergambar
    2 amplop bertulisan akhlak terpuji dan akhlak tercela

    e. Belajar Aqidah – ELHANA
    Alat peraga bagi orang tua mengenalkan siapa tuhan kita, siapa nabi kita dan apa agama kita, berikut permainan klasifikasi antara makhluk/benda ciptaan Allah dan barang buatan manusia.

    f. Poster Adab di Kamar Mandi – ELHANA
    Poster ini adalah visualisasi kepada anak ketika mengenalkan mereka tentang apa-apa yang perlu dilakukan atau tidak dilakukan ketika kita akan buang hajat di kamar mandi / WC.

    g. Instruksi Bermain
    Instruksi cara menggunakan seluruh permainan dalam Little Muslim Busy Bag

    h. Catatan Untuk Orang Tua
    Info/artikel mengenai materi keislaman yang terkandung dalam permainan-permainan di Little Muslim Busy Bag sebagai wawasan bagi orang tua.

  4. Little Explorer (Harga 90.000)
    little explorer

    little explorer

    a. Tenggelam dan Terapung
    Spesifikasi :
    – Mat 1 lembar
    – Spidol (erasable marker), yang juga digunakan untuk 2 permainan lainnya.

    b. Temu Warna
    Spesifikasi :
    – Mat 1 lembar
    – 3 botol pewarna makanan warna merah, biru dan kuning
    – Spidol (yang juga digunakan untuk permainan tenggelam dan terapung)

    c. Jelajah Alam
    Spesifikasi :
    – Mat 1 lembar
    – Lup/kaca pembesar
    – Spidol (yang juga digunakan untuk 2 permainan sebelumnya)

    d. Aku Dapat Memakan Semua Bagian Tumbuhan!
    Spesifikasi:
    – 2 lembar mat:
    1 lembar mat bergambar bagan tumbuhan dan jenis sayur
    1 lembar mat berisi tabel untuk mengklasifikasi potongan sayur

    e. Apakah Aku Dapat Berenang, Terbang, atau Hanya Berjalan?
    Spesifikasi :
    – 3 mat bergambar habitat: daratan, lautan/air, dan langit/udara.
    – kepingan berbagai macam binatang.

    f. Poster Siklus Air
    Poster ini dapat dipajang untuk bahan bercerita ke anak bagaimana air terbentuk dan sumber-sumber air di sekitar kita.

Continue reading