Belajar Tajwid dengan Aisar

aisar

aisarPada awalnya saya tidak mengenal apakah Aisar itu, sehingga ketika dulu hendak mengajarkan Khansa membaca Al Qur’an saya meminta suami untuk membelikan buku Iqro berjilid kecil-kecil seperti yang dulu saya punya. Sepengetahuan saya selama ini buku tersebut yang banyak menjadi panduan dalam mengajarkan Qur’an kepada anak di berbagai TPA. Tapi oleh suami malah diminta untuk mengajarkan dengan menggunakan buku Aisar yang dimilikinya. Ya sudah, karena adanya itu ya saya gunakan untuk mengajarkan kepada Khansa.

Bersamaan dengan Khansa belajar membaca Al Qur’an, saya pun juga belajar Tahsin seperti yang saya tulis disini, saya mulai belajar dari awal mengenai makhorijul huruf (tempat keluarnya huruf), sifat huruf, hukum nun mati dan tanwin, hukum mim mati, hukum alif lam syamsiah dan qomariah, hukum mad, hukum tafkhim tarqiq, macam-macam idghom, hukum waqof, dan lain-lain. Sesuatu yang sebagian dulu saya ketahui tapi lupa *jangan ditiru*

Ternyata apa yang saya pelajari di buku pedoman dauroh Qur’an yang menjadi panduan kelas Tahsin yang saya ikuti, terdapat juga di buku Aisar. Memang lebih lengkap di buku Tahsin karena dibahas tuntas per bab, tapi di Aisar pun sudah cukup memadai untuk mengajarkan kepada anak. Bahkan buku Aisar ini pun menjadi buku pegangan saya ketika belajar bersama ibu-ibu komplek karena banyak contoh-contoh bacaan yang bisa diambil dari buku tersebut.

Dibawah ini saya berikan beberapa contoh bagian dalam/isi buku sebagai gambaran.

aisar1

Di atas adalah contoh halaman penjelasan bab tempat keluarnya huruf. Terdapat 5 makhroj inti/pokok (tempat keluarnya huruf), meliputi :

  1. rongga mulut
  2. tenggorokan
  3. lisan (lidah)
  4. dua bibir
  5. rongga hidung

Kemudian sesudahnya ada pembahasan sifat huruf lazimah (sifat yang tidak mungkin terpisahkan dari suatu huruf), yang dibagi dua yaitu :

A. Sifat yang memiliki lawan kata, meliputi

  1. Jahr >< Hams
  2. Syiddah >< Rokhowah
  3. Isti’la >< Istifal
  4. Ithbaq >< Infitah
  5. Ishmat >< Idzlaq

Continue reading

Pembatalan Jual Beli

pic : fjbsurakarta.on.paseban.com
pic : fjbsurakarta.on.paseban.com
pic : fjbsurakarta.on.paseban.com

pic : fjbsurakarta.on.paseban.com

Tulisan kali ini ingin membahas salah satu adab dalam bermuamalah/jual beli yang sangaat beraat dilakukan oleh penjual, saya pun baru pernah nyrempet melakukannya sekali selama menjadi pedagang. Lha kok ada kata nyrempet? in sya Allah akan saya jelaskan dibawah.

Di toko online saya zeatoys, memang tidak berlaku term “barang yang sudah dibeli tidak dapat dikembalikan” seperti pada umumnya dicantumkan di toko-toko, hal ini sudah pernah saya ceritakan disini. Saya perbolehkan pembeli untuk menukar barangnya atau mengembalikan uangnya jika barang yang sudah sampai rusak atau tidak sesuai dengan keinginan. Dalam hal ini saya tentukan jangka waktu maksimal klaim kerusakan atau penukaran barang 1×24 jam sejak barang diterima (data penerimaan barang bisa di-cross check via tracking ekspedisi).

Nah, adab bermuamalah yang akan dibahas disini adalah Iqalah.

Iqalah artinya pembatalan akad jual beli dengan kerelaan penjual dan pembeli. Ini merupakan kebaikan yang dianjurkan oleh Rasulullah -sholallau ‘alaihi wasallam- bila penjual dengan rela mau membatalkan akad jual beli ketika diminta oleh pembeli, di mana pembeli membutuhkannya, sekalipun akad telah sah.
Sebagai gambarannya, disebutkan dalam kitab ‘Aunul Ma’bud: “Bila seseorang membeli sesuatu dari orang lain lalu menyesali pembeliannya, mungkin karena ada penipuan atau karena tidak lagi membutuhkannya, atau karena tidak punya uang lagi, sehingga ia kembalikan barang kepada penjual dan penjualpun menerimanya, maka Allah  akan menghilangkan kesusahannya di hari kiamat nanti. Hal itu merupakan kebaikannya terhadap pembeli, karena akad telah sempurna sehingga pembeli tidak dapat membatalkannya.”

Continue reading

Me Time-nya Ummahaat

banner Menuntut-Ilmu
pic : founder.bangkatour.com

pic : founder.bangkatour.com

Hari Sabtu dua minggu yang lalu, di sebuah rumah di daerah Bogor, nampaklah bergiliran datang beberapa ibu menuju rumah tersebut. Penampilan mereka berbeda dengan ibu-ibu pada umumnya. Looks gloomy and scary.. baju mereka mayoritas berwarna hitam dengan wajah yang ditutup dengan cadar. Belum lagi penampilan bapak-bapak yang mengantar, hampir semuanya berjenggot dengan celana yang ngatung. Persiss..ciri-ciri teroris yang digaung-gaungkan media. Pasti mereka berkumpul hendak merencanakan pengeboman di suatu tempat.

Tet tooottt…. anda salah!

Mereka adalah salafiyyin.
Umaahaat atau ibu-ibu tersebut berkumpul tak lain adakah untuk menimba ilmu. Materi yang disampaikan ustadzah yang hadir saat itu adalah durusul lughoh al arabiyya atau bahasa Arab dan tajwid (cara membaca Al Qur’an secara benar).

Mereka adalah ummahaat yang haus ilmu syar’i. Keinginan mereka untuk menimba ilmu mengalahkan jauhnya jarak yang mereka tempuh dari berbagai penjuru Bogor, bahkan ada yang datang dari Depok.

Ibu-ibu bercadar itu memahami akan wajibnya menuntut ilmu bagi tiap muslim, termasuk bagi para muslimah.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

طَلَبُ الْعِلْمِ فَرِيْضَةٌ عَلَى كُلِّ مُسْلِمٍ

“Menuntut ilmu adalah wajib atas setiap muslim.”
[Hadits shahih li ghairihi, diriwayatkan Ibnu Majah (no. 224), dari jalur Anas bin Malik radhiyallahu’anhu. Hadits ini diriwayatkan pula oleh sekelompok para shahabat, seperti Ali bin Abi Thalib, ‘Abdullah bin ‘Abbas, ‘Abdullah bin ‘Umar, ‘Abdullah bin Mas’ud, Abu Sa’id Al-Khudriy, Al-Husain bin ‘Ali, dan Jabir radhiyallahu’anhum. Para ulama ahli hadits telah menerangkan jalur-jalur hadits ini dalam kitab-kitab mereka, seperti: Imam As-Suyuthi dalam kitab Juz Thuruqi Hadits Tholabil Ilmi Faridhotun ’Ala Kulli Muslimin, Imam Ibnul Jauzi dalam kitab Al-Wahiyat (I/67-71), Imam Ibnu ‘Abdil Barr dalam kitab Jami’ Bayanil ‘Ilmi wa Fadhlihi (I/69-97), dan Syaikh Al-Albani dalam kitab Takhrij Musykilah Al-Faqr (hal. 48-62)]

Ibnul Jauzy rahimahullah berkata, “Perempuan adalah seorang yang mukallaf seperti laki-laki. Oleh karena itu, dia wajib menuntut ilmu tentang perkara-perkara yang diwajibkan terhadapnya agar ia menunaikan ibadah tersebut di atas keyakinan.”Ahkam An-Nisa` karya Ibnul Jauzy hal. 7
Sumber : disini

Continue reading

Jangan Mudah Meminta Cerai

pic taken from tempo.co
pic taken from tempo.co
pic taken from tempo.co

pic taken from tempo.co

“Haduuh…punya ibu mertua kok gini amat ya, apa-apa salah, ini salah itu salah..ngga tahan aku.. mau minta cerai aja!”

“Waah…gimana inii…kamu kok beli akik seharga 10 juta pake ngegesek kartu kredit ngga bilang-bilang aku??? Padahal aku aja bela-belain super irit buat mengurangi pengeluaran kita. Terus ini gimana cara mbayarnyaaa??? udah ah aku minta cerai!”

“Aku ngga kuaaattt..punya suami tidurnya ngorok, mana orangnya jorok..ceraaai…ceraaai..ceraaai..”

*****

Itulah kira-kira gambaran yang terjadi di sekitar kita, seorang istri seringkali terlintas di pikiran atau dengan mudah mengucap meminta cerai kepada suami.

Penyebabnya bisa bermacam-macam, tidak tahan dengan kebiasaan buruk suami minta cerai, tidak tahan dengan mertua minta cerai, tidak tahan dengan ekonomi pas-pasan minta cerai. Begitulah  wanita yang kebanyakan cenderung mengutamakan emosi daripada logika *termasuk saya*. Wallahu a’lam.

Para ahli psikologi membedakan pria dan wanita dari otaknya. Otak manusia terdiri dari dua bagian, yaitu sisi yang kanan dengan sisi yang kiri. Setiap sisi bertanggung jawab untuk fungsi yang berbeda. Dalam otak wanita, lebih banyak serat penghubung dan serat ini lebih besar dibanding yang terdapat pada otak pria. Hal ini membuat wanita memiliki kecenderungan lebih besar untuk menggunakan kedua sisi otak secara bersamaan. Sehingga wanita lebih pandai berbicara, open minded juga lebih pandai menjalin hubungan atau berinteraksi dengan individu lain. Tetapi, wanita cenderung menggunakan emosi ketika memproses informasi dan saat berkomunikasi.
Sumber : disini

Walaupun latar belakang bagaimana seseorang dibesarkan mempengaruhi pola pikirnya, tapi berbeda dengan wanita yang cenderung menggunakan emosi, maka laki-laki cenderung menggunakan logikanya. Continue reading

Eits, Jangan Pipis Sembarangan

pic taken from konsultasisyariah.com
pic taken from konsultasisyariah.com

pic taken from konsultasisyariah.comSudah agak lama kejadiannya, tapi masih berbekas dalam ingatan.

Waktu itu ada yang sedang berkunjung ke rumah kami, seorang anak kecil laki-laki. Ketika saya sedang memandikan Khansa, dia bilang mau kencing, ya sudah saya buru-buru merapikan Khansa dan membawa anak tersebut ke kamar mandi. Usia anak tersebut 5 tahun, saya pikir umur sekian sudah paham adab buang air kecil jadi saya hanya memperhatikan dari luar saja. Eh, tak tahunya dia hanya membuka celananya sedikit, pipis, kemudian memasang kembali celananya (yang saya yakini terkena cipratan air kencingnya), kemudian hendak keluar kamar mandi tanpa cuci tangan. Hoaa…horor langsung pikiran saya haha.. Lebay biarin, tapi bagi keluarga kami menjaga diri dari najis itu penting.

Langsung saja saya masuk kamar mandi dan saya mandikan sekalian anak tersebut (karena qoddarullah dibawakan baju oleh ibunya). Bisa dibayangkan jika tangannya yang terkena sisa air kencingnya kemudian dia buat bermain di rumah kami atau main dengan Khansa maka najisnya bisa nempel kemana-mana, belum lagi kalau kemudian dia makan maka masuklah bakteri ke dalam mulutnya. Jadi jangan heran kalau saya agak berhati-hati dalam masalah ini.

Pada kasus di atas, saya tidak mempermasalahkan apakah anak lelaki tersebut mau kencing berdiri atau jongkok, karena dalam hal ini tuntunan Rasulullah memperbolehkan untuk kencing berdiri (dengan catatan selama tempatnya tertutup, tidak ada orang yang dapat melihat auratnya, dan tidak ada bagian tubuhnya yang terciprati air kencingnya), walaupun lebih afdhol jika kencing sambil jongkok/duduk. Penjelasannya silakan simak fatwa berikut : Continue reading

Perhatikan Batas Tanahmu

wpid-dsc_0174.jpg

Ini adalah pintu pagar rumah saya. Terlihat agak aneh (tidak sama dengan umumnya) karena bagian pintu kecilnya miring/serong, tidak sejajar dengan pintu rel dorongnya.

Tadinya kami agak bingung menentukan bentuk pintu pagar karena tanah kami terletak di hook dan di bagian pojok kanan depan yang sedianya untuk pintu pagar berbentuk agak oval, jadi tidak persis siku-siku.

Beberapa waktu lalu ada seseorang yang mampir ke rumah dan bilang “mbok ya diluruske pagere”. Hmm.. bisa sih kami melakukannya dan hasilnya pasti lebih indah, tapii..ini berarti melanggar batas tanah kami walaupun hanya sedikit.

Saya beberapa kali melihat di perumahan, ada rumah yang pintu pagarnya melebihi batas tanahnya karena lahan garasinya terlalu sempit untuk memuat mobil yang dimilikinya. Jadi pintunya nungul memakan jalan umum. Mungkin ini dianggap remeh. Halah cuma dikit ini, paling 10 cm aja keluar ke jalan, toh orang masih bisa leluasa lewat.

Ya, cuma 10 cm, tapi akibat perbuatan tersebut sangat luar bisa di akhirat nanti ketika semuanya harus kita pertanggungjawabkan. Continue reading

Welcome to The Jungleland

DIsk-O
pic taken from jungleland.co.id
DIsk-O pic taken from jungleland.co.id

Libur telah tiba..libur telah tiba..hore..horeee..

Haduuh.. masih lama mungkin yaa bagi yang sekolah.. tapi bagi keluarga saya everyday is holiday, errr…kecuali buat ayah Khansa tentunya yang harus masuk kantor tiap Senin-Jumat. Oleh karena itu weekend adalah saat yang ditunggu-tunggu oleh saya dan Khansa (4th) karena waktunya untuk bisa jalan-jalan sekeluarga.

Sejak kemunculan satu wahana wisata di Bogor yang merupakan theme park terbesar di Indonesia untuk saat ini, saya ingiiiiiiiin sekali mengajak Khansa dan ayahnya jalan-jalan kesana. Apalagi ketika diberitahu tante yang beberapa waktu lalu berkunjung ke tempat tersebut, beliau bilang seru, bagus, dan akan puas kalau bisa seharian disana karena wahananya yang banyak sekali dan areanya yang sangat luas (35 hektar sajah total keluasannya).

Tempatnya di kawasan Sentul Nirwana, Sentul City, Bogor.  Untuk menuju kesana bisa diakses melalui Tol Jagorawi dan keluar melalui pintu tol Sentul City,  jika naik kendaraan umum bisa ke arah Bellanova (kemudian melanjutkan dengan kendaraan umum lain atau shuttlebus), atau jika naik motor bisa ke arah Sirkuit Sentul kemudian lurus mengikuti Babakan Madang.

Terdapat berbagai wahana komplit untuk seseruan bareng sekeluarga, kurang lebih ada sekitar 30-an wahana asyik yang bisa dipilih sesuai usia dan tinggi badan anggota keluarga. Mau main air hayuk, mau berayun-ayun oke, mau olahraga ada, mau jalan-jalan menikmati view/pertunjukan bisa. Pokokna lengkap. Itulah mengapa saya ngga sabar nabung agar bisa pergi kesana.

Wahana wisata apakah ituuuu??? urang Bogor harusnya tau yaa hehe… Continue reading